POSKOTA.CO.ID - Pencarian terhadap akun TikTok milik Raihan Mufazzar meningkat signifikan seiring kasus dugaan pembacokan terhadap Faradilla Ayu Pramesti (23) di kampus UIN Suska Riau, pada Kamis, 26 Februari 2026.
Pada awalnya, narasi yang beredar menyebutkan tindakan tersebut dipicu oleh penolakan cinta.
Di mana, Raihan disebut-sebut menaruh perasaan kepada korban sejak keduanya mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN) di lokasi yang sama.
Namun seiring waktu, narasi yang berkembang di ruang publik mengalami perubahan setelah muncul sejumlah konten media sosial yang dikaitkan dengan terduga pelaku.
Dari sinilah perhatian publik meluas, tidak hanya pada kronologi kejadian, tetapi juga pada aktivitas digital yang bersangkutan sebelum insiden terjadi.
Berdasarkan penelusuran terhadap konten media sosial yang dikaitkan dengan Raihan, ditemukan sejumlah video yang menunjukkan kedekatan keduanya.
Dalam beberapa unggahan yang beredar, tampak Raihan dan korban berada dalam suasana santai, termasuk saat bermain gim konsol di sebuah ruangan dengan pencahayaan redup.
Keduanya terlihat duduk berdampingan dan terlibat interaksi yang menunjukkan kedekatan personal.
Terdapat pula video yang memperlihatkan momen kebersamaan lain, seperti berpose mengenakan busana batik dan saling berpegangan tangan.
Konten-konten tersebut memunculkan dugaan bahwa hubungan keduanya tidak sepenuhnya sepihak sebagaimana narasi awal yang berkembang.
Lantas, akun TikTok Raihan Mufazzar? Bagaimana isi konten yang menjadi sorotan publik?
Berikut fakta jejak digital Raihan Mufazzar yang beredar terkait kasus pembacokan di UIN Suska Riau.
Baca Juga: Penyebab Akun TikTok Vilmei Dibanned Permanen Apa? Ini Kronologi dan Fakta yang Terungkap
Akun TikTok Raihan Mufazzar Apa?
Penelusuran pada 28 Februari 2026 menunjukkan bahwa Raihan diduga memiliki akun TikTok dengan nama pengguna @_mzfrr. Akun tersebut menjadi sorotan warganet setelah kasus ini mencuat.
Tercatat terdapat sekitar 10 konten yang direpost oleh akun tersebut. Beberapa di antaranya memuat tema patah hati, dinamika hubungan dengan perempuan, hingga refleksi mengenai kegelisahan diri.
Selain itu, perhatian publik juga tertuju pada salah satu repost terakhir yang menampilkan cuplikan permainan video dengan sudut pandang orang pertama (first person view).
Baca Juga: Yanuar Faisal Sakit Apa? Jejak Unggahan Manajer Hindia Jadi Petunjuk sebelum Meninggal Dunia
Dalam tayangan tersebut terdapat adegan kekerasan terhadap karakter perempuan menggunakan senjata berupa kapak.
Konten tersebut diketahui berasal dari akun lain dan kemudian dibagikan ulang. Di media sosial, sebagian warganet mengaitkan unggahan tersebut dengan dugaan alat yang digunakan dalam peristiwa di kampus.
Meski demikian, belum ada keterangan resmi yang menyatakan adanya keterkaitan langsung antara konten gim tersebut dengan tindakan yang terjadi.
Hingga kini, proses hukum terhadap kasus pembacokan di lingkungan UIN Suska Riau masih berlangsung.