POSKOTA.CO.ID - Industri musik Tanah Air kembali berduka. Manajer bisnis musisi Hindia, Yanuar Faisal atau Qwang, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 26 Febaruari 2026.
Informasi tersebut diumumkan melalui akun resmi instagram @teamhindia, yang menyampaikan kabar tersebut beserta ungkapan dukacita mendalam.
Dalam unggahan tersebut, pihak manajemen menuliskan, “Keluarga besar Team Hindia turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Yanuar Faisal (Mas Qwang).
Terima kasih sudah pernah membersamai Hindia, meski dalam waktu yang tidak lama. Kenangannya begitu banyak dan berarti bagi kami. Beliau adalah salah satu manajer yang paling ramah dan begitu baik kepada kami semua.”
Baca Juga: Penyebab Akun TikTok Vilmei Dibanned Permanen Apa? Ini Kronologi dan Fakta yang Terungkap
Hingga berita ini diturunkan, penyebab wafatnya Qwang belum dijelaskan secara resmi. Waktu pasti kepergiannya juga belum dipublikasikan.
Namun kehilangan yang ditinggalkan terasa begitu mendalam bagi lingkungan kerja serta para penggemar yang mengikuti perjalanan musik Hindia.
Sosok di Balik Nama “Hindia”
Di tengah kabar duka tersebut, sebagian warganet kembali menelusuri siapa sosok di balik nama Hindia. Musisi tersebut memiliki nama lahir Daniel Baskara Putra, penyanyi dan penulis lagu Indonesia yang lahir pada 22 Februari 1994. Ia juga dikenal sebagai vokalis grup musik alternatif .Feast, serta anggota kolektif musik Lomba Sihir.
Karier musik Baskara dimulai sejak mendirikan .Feast pada 2012. Grup tersebut dikenal dengan kritik sosial yang kuat melalui musik rock alternatif.
Memasuki akhir 2018, Baskara memulai perjalanan solonya dengan nama Hindia dan merilis lagu debut “No One Will Find Me”. Namanya semakin melesat melalui album Menari dengan Bayangan (2019) dengan lagu “Evaluasi”, “Secukupnya”, dan “Rumah ke Rumah” yang mendapat sambutan besar dari generasi muda.
Kesuksesan berlanjut lewat album ganda Lagipula Hidup Akan Berakhir (2023). Karya-karyanya banyak menyoroti kesehatan mental, relasi personal, hingga pencarian jati diri. Hindia juga meraih penghargaan di ajang Anugerah Musik Indonesia serta masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 pada 2025. Selain itu, ia pernah menjadi dosen tamu di Universitas Indonesia, tempat ia mengenyam pendidikan Ilmu Komunikasi.
Peran Vital Qwang dalam Perjalanan Karier
Kepergian Qwang bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi perjalanan profesional Hindia. Sosok manajer bisnis memegang peranan penting dalam mengatur strategi karier, membangun relasi industri, dan memastikan kesinambungan karya seorang musisi.
Dengan berpulangnya Qwang, Hindia kehilangan sosok yang selama ini berada di balik layar mengawal langkah kreatif dan profesionalnya. Dukacita dari warganet pun mengalir deras, menandakan betapa besar penghargaan terhadap kontribusi almarhum dalam industri musik.