POSKOTA.CO.ID - Di tengah kesibukan mengurus kebijakan ekonomi nasional, Menteri Keuangan RI (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, tiba-tiba tampil dalam suasana yang jauh lebih personal lewat sebuah live TikTok bersama sang putra Yuda Purboyo.
Dalam live tersebut, Purbaya tidak tampak seperti sosok menteri yang biasanya hadir dalam forum resmi. Ia terlihat sederhana, bercanda ringan, dan menikmati momen kebersamaan dengan anaknya layaknya seorang ayah pada umumnya.
Percakapan mereka mengalir alami, dipenuhi tawa kecil dan interaksi hangat yang membuat penonton merasa sedang menyaksikan obrolan keluarga biasa, bukan siaran seorang pejabat tinggi negara.
Namun di tengah suasana santai itu, sebuah kejadian tak terduga muncul ketika gift virtual bernilai besar masuk ke siaran. Reaksi spontan Purbaya yang kaget sekaligus berhati-hati justru menjadi momen yang paling mencuri perhatian warganet.
Purbaya Disawer saat Live TikTok
Saat siaran berlangsung, seorang penonton mengirimkan gift virtual berbentuk singa. Hadiah digital tersebut dikenal sebagai salah satu gift dengan nilai cukup tinggi di platform TikTok.
Melihat animasi muncul secara tiba-tiba, Purbaya tampak kebingungan. “Ini apa?” tanyanya polos.
Yuda Purboyo kemudian menjelaskan bahwa gift tersebut kemungkinan bernilai sekitar 30 dolar Amerika Serikat. Mendengar penjelasan itu, ekspresi Purbaya langsung berubah kaget. “Mahal amat. Dia ngapain ngasih duit ini?” ujarnya heran.
Sang anak pun menjawab santai, “Nyawer dia.”
Istilah 'nyawer' memang sudah umum digunakan dalam dunia live streaming, merujuk pada pemberian gift atau donasi dari penonton kepada kreator konten.
Minta Fitur Gift Dimatikan
Alih-alih merasa senang menerima hadiah digital, Purbaya justru menunjukkan sikap berbeda. Ia langsung meminta agar fitur penerimaan gift dimatikan. “Buat apa nyawer? Matiin,” tuturnya tegas.
Yuda pun menanggapi dengan nada santai, “Kalau ada bapak emang harus dimatiin. Ada yang ngingetin." Respons tersebut langsung mencuri perhatian warganet karena menunjukkan kehati-hatian seorang pejabat publik, bahkan dalam situasi nonformal.
Purbaya Singgung Gratifikasi
Tak lama kemudian, gift lain kembali muncul di layar, kali ini berbentuk paus yang disebut memiliki nilai ratusan ribu hingga jutaan rupiah jika dikonversikan.
Yuda secara refleks mengucapkan terima kasih kepada pemberi hadiah tersebut. “Makasih, ada yang nyawer paus,” ucapnya.
Namun Purbaya terlihat semakin waspada. Ia segera mengingatkan agar siaran tidak berlangsung terlalu lama. “Wah jangan lama-lama, ntar disangka gratifikasi,” ujar sang menteri.
Warganet Puji Sikap Integritas Sang Menteri
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan publik di media sosial. Banyak warganet menilai ucapan Purbaya sebagai bentuk kesadaran tinggi terhadap isu gratifikasi yang memang sensitif di lingkungan pemerintahan.
Meski gift TikTok bersifat virtual dan lazim terjadi dalam ekosistem live streaming, sikap hati-hati tetap ditunjukkan olehnya. Cuplikan momen tersebut kemudian viral dan menyebar luas di berbagai platform media sosial. Respons publik pun didominasi komentar positif.
Sejumlah warganet memuji ketegasan Purbaya dalam menjaga etika sebagai pejabat negara, bahkan saat sedang bersantai bersama keluarga. Di sisi lain, banyak pula yang mengapresiasi kedekatannya dengan sang anak yang terlihat hangat, akrab, dan komunikatif di depan publik.