Potret Harima Budi Anggoro. (Sumber: Instagram/@dpmptsp.purwakarta)

Daerah

Hariman Budi Anggoro Gaspol Majukan UMKM Purwakarta

Kamis 26 Feb 2026, 05:00 WIB

PURWAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Karier birokrasi bukan jalan pintas. Bagi Hariman Budi Anggoro, 47 tahun, setiap jabatan adalah tangga pengabdian yang dilalui dengan kesabaran dan komitmen.

Kini, di era kepemimpinan Bupati Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein bersama Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, Hariman dipercaya menakhodai Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Purwakarta.

Lelaki kelahiran Purwakarta itu bukan sosok baru di lingkaran birokrasi. Suami dari Ny. Rika ini pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Mulai dari staf ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kasi Perencanaan Teknis dan Pengembangan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, hingga Kasi Pengawasan Reklame Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Perjalanannya berlanjut sebagai Kabid Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum Distarkim, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, hingga dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Kepala BPMTSP Purwakarta.

Baca Juga: UMKM Wajib Tahu! Ini Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI 2026

Belum genap setahun menjabat sebagai Kepala DKUPP, alumni Institut Teknologi Nasional Bandung ini memaknai posisinya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Bagi saya, kuncinya selalu membuka diri untuk bekerja sama dengan seluruh pegawai di lingkungan dinas. Dan tentu saja, jangan lupa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat amanah ini,” ujarnya.

Karakter kepemimpinannya dikenal mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Ia percaya, suasana kerja yang solid dan harmonis menjadi fondasi utama untuk mencapai target yang diharapkan.

Di bawah komandonya, DKUPP Purwakarta diarahkan untuk lebih progresif, terutama dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas. Hariman memiliki mimpi besar: mengangkat UMKM dari level nol hingga mampu menembus pasar yang lebih luas.

Baca Juga: CFD Tegar Beriman Dihentikan Selama Ramadan, Pemkab Bogor Siapkan Lapak Takjil UMKM

Strateginya tak sekadar pelatihan. Ia ingin memperkuat jalur distribusi, membuka akses permodalan, serta menjembatani kolaborasi dengan berbagai pihak.

Salah satu langkah konkret yang tengah dimaksimalkan adalah penguatan dua gerai oleh-oleh khas Purwakarta, yakni Galeri Menong 1 dan Galeri Menong 2. Kedua galeri tersebut diproyeksikan menjadi etalase utama produk-produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.

Tak berhenti di situ, Hariman juga menggagas kerja sama dengan perbankan Himbara dan sejumlah BUMN di Purwakarta. Rencananya, produk UMKM lokal akan dipasarkan melalui outlet-outlet perbankan dan perusahaan pelat merah tersebut.

“Kami ingin produk UMKM Purwakarta benar-benar terjual dan laris manis. Karena ketika UMKM tumbuh, ekonomi daerah pun ikut bergerak,” tegasnya.

Bagi Hariman Budi Anggoro, perjalanan panjang di berbagai dinas telah membentuk perspektifnya tentang pembangunan. Kini, di DKUPP, ia tak hanya berbicara soal program, tetapi juga tentang harapan—agar pelaku  usaha kecil di Purwakarta bisa berdiri lebih kuat dan mandiri.

Tags:
DKUPP PurwakartaPurwakartaUMKM Hariman Budi Anggoro

Dadan Sukmana

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor