POSKOTA.CO.ID - Sebuah kecelakaan terjadi pada Jumat pagi, 20 Februari 2026 di perlintasan kereta Poris, Batuceper, Tangerang, antara rangkaian Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (INKA EA203) dan sebuah truk.
Insiden ini menyebabkan satu rangkaian kereta anjlok dan kabel listrik aliran atas (LAA) terputus, sehingga operasional perjalanan kereta di jalur hulu maupun hilir terhenti sementara.
Melansir dari Instagram @jabodetabek24info, menurut keterangan resmi KAI Commuter, petugas gabungan masih melakukan evakuasi rangkaian serta pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel dan instalasi kelistrikan.
Baca Juga: Truk Terperosok ke Selokan, Lalin di Kembangan Jakbar Terganggu
Kronologi Kejadian
Rangkaian KA Bandara yang dioperasikan untuk melayani akses menuju Bandara Soekarno-Hatta melaju dari arah Tangerang ketika sebuah truk melintas di perlintasan Poris yang tidak lama kemudian tertabrak kereta. Benturan tersebut mengakibatkan kereta anjlok dan memicu kerusakan pada jaringan LAA.
Kerusakan pada LAA membuat suplai listrik terganggu dan seluruh perjalanan Commuter Line serta Kereta Bandara yang melintasi area tersebut harus dialihkan atau dihentikan sementara.
KAI Commuter mengimbau seluruh penumpang untuk terus memantau perkembangan situasi melalui kanal informasi resmi. Pengguna jasa kereta diminta menyiapkan alternatif transportasi sementara, mengingat perbaikan diperkirakan memerlukan waktu.
Baca Juga: Warga Padati Tempat Berburu Takjil di Jalan Panjang Jakbar pada Hari Pertama Puasa
Upaya Evakuasi
Tim teknis di lapangan berupaya mengangkat rangkaian yang anjlok dengan peralatan berat. Sementara itu, petugas keamanan mengatur lalu lintas di sekitar perlintasan guna mencegah kemacetan tambahan. Penyelidikan penyebab kecelakaan juga dilakukan bersamaan oleh aparat terkait.
KAI Commuter belum dapat memastikan waktu normalisasi jalur, namun prioritas diberikan pada keselamatan operasional dan pemeriksaan struktur rel yang terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Namun, gangguan operasional dipastikan berdampak pada perjalanan Commuter Line dan KA Bandara.