POSKOTA.CO.ID - Perseteruan yang melibatkan Inara Rusli dan Wardatina Mawa kembali memanas di ruang publik. Unggahan terbaru di media sosial memicu spekulasi baru, terutama setelah konflik rumah tangga yang menyeret nama Insanul Fahmi sebelumnya ramai diperbincangkan.
Sorotan publik tak hanya tertuju pada polemik hubungan pribadi mereka, tetapi juga pada dinamika yang berkembang di media sosial. Pernyataan yang disampaikan melalui Insta Story disebut-sebut sebagai sindiran yang mengarah pada Wardatina Mawa.
Isu ini pun semakin melebar karena berkaitan dengan proses hukum yang tengah berjalan. Di tengah situasi tersebut, masing-masing pihak menyampaikan sikap dan versinya sendiri melalui akun media sosial pribadi.
Melalui Insta Story di akun Instagram pribadinya, @mommy_starla, Inara menyampaikan sejumlah pernyataan yang diduga mengarah pada istri pertama Insanul Fahmi tersebut. Ia mengeklaim bahwa sosok yang dimaksud kini tengah menikmati popularitas sebagai figur publik baru setelah permasalahan rumah tangga mereka menjadi perbincangan luas.
Baca Juga: Ardhito Pramono Unggah Foto Davina Karamoy, Isyaratkan Hubungan Spesial?
Klarifikasi Soal Permintaan Maaf
Dalam unggahannya, mantan istri musisi Virgoun itu juga menjelaskan alasan dirinya belum menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Wardatina Mawa.
Inara mengaku telah berupaya meminta waktu untuk bertemu dan menyampaikan permohonan maaf terkait pernikahan siri yang dilakukannya dengan Insanul tanpa sepengetahuan Mawa.
“Bukan enggak mau minta maaf, tetapi saya sudah mencoba untuk minta waktu ketemu langsung untuk sampaikan maaf. Sudah meminta beberapa pihak juga untuk menengahi (ada bukti),” kata Inara.
Namun, menurut pengakuannya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Ia menyebut sosok yang ingin ditemuinya kini memiliki kesibukan baru di dunia hiburan.
“Tapi beliau lebih memilih kesibukan yang baru, menjadi artis,” lanjutnya.
Baca Juga: Sarwendah dan Giorgio Antonio Resmi Menikah? Ucapan Polos Thalia Onsu Jadi Petunjuk
Laporan di Polda Metro Jaya Naik ke Tahap Penyidikan
Di sisi lain, perkembangan terbaru menunjukkan laporan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi atas dugaan perselingkuhan serta perzinaan di Polda Metro Jaya telah meningkat dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
"Alhamdulillah sudah naik sidik, ya Allah. Dari kemarin benar-benar menunggu momen ini, dan alhamdulillah akhirnya terjadi," ujar Mawa, dikutip dari akun Instagram pribadinya pada, 19 Februari 2026.
Kenaikan status perkara ini menjadi babak baru dalam konflik yang terus bergulir di ranah hukum.
Singgung Pasal UU ITE dan Dokumen Penyidikan
Dalam unggahan lain pada Selasa, 17 Februari 2026, Inara membagikan penjelasan hukum mengenai aturan pencemaran nama baik yang tercantum dalam Pasal 27A UU ITE (Undang-Undang No. 1 Tahun 2024). Ia juga memperlihatkan dokumen laporan polisi yang menyatakan bahwa proses penyidikan telah dimulai.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana akses ilegal terhadap komputer atau dokumen elektronik milik orang lain secara sengaja.
“+ pasal pengembangan lainnya dengan ancaman pidana 8 tahun dan atau denda maksimal 8 M, belum termasuk kerugian materiil dan immateriil,” tulis Inara Rusli, dikutip pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dokumen yang diunggah itu diduga merupakan laporan terkait penyebaran rekaman CCTV yang sebelumnya diajukan Inara ke Bareskrim Polri pada November 2025 lalu.
Diduga Sindir Wardatina Mawa
Meski tidak menyebut nama secara terang-terangan, warganet menduga sindiran tersebut mengarah pada Wardatina Mawa. Dugaan itu menguat karena sebelumnya Mawa menggunakan bukti CCTV untuk melaporkan dugaan kasus perzinaan yang melibatkan Inara dan Insanul.
Tak hanya itu, Inara juga menyinggung soal kerja sama dengan mantan manajemennya.
“Gimana? Seru kan? Katanya kontraknya 50-50 ya sama manajemen saya yang lama?” tulis Inara. “Enjoy the fame yaa,” tambahnya.
Menutup rangkaian unggahannya, Inara menyampaikan pesan reflektif mengenai ujian hidup yang akan dihadapi setiap orang.
“Kita tidak akan diwafatkan sebelum diberikan cobaan atau hal yang kita benci,” tulis Inara.
“Nanti, kalau kalian dikasih cobaan yang pernah kalian benci dan caci, kalian harus hadapi dengan kuat juga ya,” tutupnya.
Kasus yang melibatkan Inara Rusli, Wardatina Mawa, dan Insanul Fahmi ini pun masih terus menjadi perhatian publik, seiring proses hukum yang kini memasuki tahap penyidikan.