POSKOTA.CO.ID - Kisah hidup Agus Salim kembali menjadi perhatian publik setelah rentetan cobaan yang dialaminya terus bertambah. Pria yang menjadi korban penyiraman air keras itu kini mengungkap kondisi pribadinya yang semakin sulit, bukan hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga kehidupan rumah tangga.
Setelah sebelumnya kehilangan penglihatan dan terseret polemik dana donasi, Agus kini mengaku harus menerima kenyataan pahit karena ditinggal sang istri, Elmi Nurmala.
Pengakuan Agus ditinggal istrinya tersebut ia sampaikan langsung saat melakukan siaran langsung di media sosial, yang kemudian ramai diperbincangkan warganet.
Situasi ini menambah panjang daftar ujian hidup Agus sejak insiden penyiraman air keras yang mengubah seluruh arah kehidupannya.
Baca Juga: Ayushita dan Gerald Situmorang Diam-Diam Menikah, Usia Pernikahan Sudah Satu Bulan
Curhat Agus Salim Saat Live Media Sosial
Dalam siaran langsung yang potongannya diunggah akun gosip Lambe Turah, Agus menceritakan bahwa sang istri memilih pergi setelah kehidupannya berubah drastis.
"Iya dia kabur, kabur istrinya Bang Agus," ujar Agus Salim saat live di akun media sosial, yang potongan videonya diunggah akun Instagram @lambe_turah
Ia mengenang masa ketika mereka selalu menjalani hari bersama. Perubahan kondisi fisik membuat rutinitas itu kini hanya menjadi kenangan. "Biasanya kami selalu bersama, selalu berdua. Makan disuapin, tapi sekarang aku sendiri," ujar Agus Salim.
Dalam kesempatan lain, Agus kembali menegaskan situasi yang dihadapinya saat ini. "Iya kabur dia, kabur istrinya Bang Agus," kata Agus Salim, yang videonya kini diunggah sejumlah akun Instagram gosip.
Dengan suara lirih, ia kembali mengenang kebersamaan mereka sebelum tragedi terjadi. "Biasanya kami selalu bersama, selalu berdua. Makan disuapin, kini aku sendiri, sendiri lagi," ujar Agus.
Sebelumnya, Elmi Nurmala dikenal selalu berada di sisi Agus, termasuk saat menghadapi polemik donasi. Ia turut mendampingi Agus dalam sejumlah wawancara dan podcast.
Baca Juga: Curahan Hati Paula Verhoeven di Medsos, Isyaratkan Sulit Bersama Anak
Serangan Air Keras yang Mengubah Hidup
Peristiwa yang mengubah hidup Agus terjadi pada September 2024 di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Saat itu Agus diserang oleh rekan kerjanya, yang menyebabkan luka serius di bagian wajah serta hilangnya fungsi penglihatan.
Akibat serangan tersebut, Agus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Kapolsek Cengkareng saat itu, Stanlly Soselisa, mengungkap motif pelaku. “Untuk modusnya pelaku sakit hati dengan korban,” ujar Stanlly di Polres Metro Jakarta Barat.
Wakapolres Metro Jakarta Barat kala itu, Teuku Arsya Khadafi, menjelaskan bahwa pelaku meniru kasus serupa yang pernah terjadi. “Dianggap efektif oleh pelaku, kemudian ditiru,” kata Arsya.
Polisi menyebut cairan tersebut merupakan bahan kimia berbahaya yang biasa digunakan untuk kebutuhan industri, namun dapat menyebabkan luka bakar serius.
Baca Juga: Agama Gerald Situmorang Apa? Ini Profil Bassist Barasuara yang Resmi Menikah dengan Ayushita
Polemik Donasi dan Sorotan Publik
Pasca kejadian, simpati publik mengalir deras. Penggalangan dana dilakukan untuk membantu biaya pengobatan Agus, salah satunya difasilitasi oleh Novi. Dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 1,3 miliar dari berbagai pihak.
Namun seiring waktu, muncul perbedaan pandangan mengenai transparansi penggunaan dana. Konflik ini menyeret sejumlah figur publik, termasuk Farhat Abbas dan Denny Sumargo, yang ikut memberi tanggapan dalam perdebatan tersebut.
Rangkaian peristiwa ini membuat kehidupan Agus terus berada di bawah sorotan. Di tengah berbagai persoalan kesehatan, hukum, dan keluarga, kisahnya menjadi pengingat tentang dampak panjang dari sebuah tindak kekerasan yang tidak hanya melukai fisik, tetapi juga kehidupan sosial seseorang.