Ilustrasi, petugas gabungan menertibkan PMKS di wilayah Jakarta Timur. (foto: ist)

JAKARTA RAYA

Pemprov DKI Intensifkan Penertiban PMKS Saat Ramadhan, DPRD Dorong Pembinaan dan Pelatihan Kerja

Senin 16 Feb 2026, 15:01 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengintensifkan penjangkauan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di seluruh wilayah ibu kota, khususnya selama bulan Ramadhan. 

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira menyampaikan, meningkatnya aktivitas masyarakat dalam berbagi sedekah selama Ramadhan sering kali tanpa disadari memicu bertambahnya praktik mengemis di jalanan.

"Memang niatnya adalah kita memperbanyak sedekah ya di bulan Ramadan ini, tapi penertiban yang dimaksud ini pasti manfaatnya agar kita tidak membiasakan atau mengundang banyak warga, baik warga Jakarta maupun luar, untuk mengemis di sembarang tempat," ucap Farah kepada awak media, Senin, 16 Februari 2026.

Baca Juga: Sambut Perayaan Imlek, Kawasan Kota Tua Gelar Jakarta Light Festival Mulai Malam Ini

Atas dasar itu, Farah mendukung penertiban PMKS yang dilakukan oleh Pemda Jakarta. 

"Intinya kami mendukung penuh penertiban manusia gerobak ini ya, yang sering ada saat bulan suci Ramadan," ujar Farah. 

Farah menyebut, pentingnya pembinaan berkelanjutan melalui kerja sama lintas instansi, terutama dengan Dinas Sosial DKI Jakarta yang memiliki fasilitas panti sosial serta program pemberdayaan.

"Pembinaan itu juga bisa dilakukan kalau misalnya kita bekerja sama dengan Dinas Sosial. Dinas Sosial kan pasti punya beberapa panti yang bisa diarahkan untuk para tunawisma ini," kata Farah. 

Baca Juga: Makan Korban Jiwa, DPRD Minta Jalan Raya Pasar Kemis Segera Diperbaiki

Selain itu, menurutnya Program pelatihan kerja, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan mencari pekerjaan dinilai menjadi solusi jangka panjang dibanding sekadar penertiban sesaat.

"Bisa ada pengembangan pelatihan-pelatihan pengembangan supaya mereka juga bisa mendapatkan pekerjaan atau tahu cara mengembangkan skills-nya untuk mencari rezeki gitu, jadi di luar dari sekadar meminta," ungkap dia. 

Kendati demikian, dia mengingatkan agar pendekatan yang dilakukan pemerintah tetap mengedepankan sisi kemanusiaan. 

"Tapi memang kita juga harus lebih peka dan tidak hanya sekadar menertibkan ya, karena gimana pun juga mereka adalah manusia, kita harus treat mereka dengan baik," kata Farah. 

Baca Juga: 15 PSK di Tangerang Terjaring Operasi jelang Ramadhan

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta terus mengintensifkan penjangkauan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di seluruh wilayah ibu kota.

Adapun kegiatan itu, dilaksanakan bersama tim gabungan antara lain Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Unsur kecamatan dan kelurahan beserta TNI dan POLRI di 5 wilayah kota. 

Lebih lanjut, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi menyampaikan, dari awal Januari hingga 9  Februari kemarin pihaknya bersamamu stekholder terkait berhasil menangkap 178 orang. 

"Untuk penjangkauan PMKS dilaksanakan setiap hari, dengan hasil sampai dengan tanggal 9 Februari 2026 berjumlah 178 orang," ujar Satriadi kepada awak media, Selasa, 10 Februari 2026.

Baca Juga: Pramono Usulkan Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng dan Haul Tokoh Betawi di Monas

Satriadi menyebut, ratusan gelandangan yang ditangkap itu dibawa ke Panti Sosial untuk dilakukan pembinaan. 

"Selanjutnya hasil penjangkauan tersebut diserahkan ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya dan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung untuk dilakukan pembinaan," ucap Satriadi. 

Selanjutnya, dia memastikan penjangkauan PMKS ini akan gencar dilakukan selama bulan ramadhan. Hal itu guna menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat agar dapat fokus dalam menjalankan ibadah puasa. 

"Untuk menyambut bulan suci ramadhan 1447 H Satpol PP akan meningkatkan penjangkauan PPKS guna menciptakan suasana nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa," ujarnya. (cr-4)

Tags:
DPRD DKIJakartaPemprov DKIPenyandang Masalah Kesejahteraan SosialPMKSpenertiban PMKS

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor