JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jumlah peziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Penjernihan, Jakarta Pusat meningkat menjelang Ramadhan 2026.
Pihak pengelola memprediksi lonjakan akan mencapai puncaknya beberapa hari sebelum puasa, bahkan bisa berlipat dibanding hari biasa.
Pengawas TPU Zona 1 Karet Bivak, Mustofa mengatakan, peningkatan peziarah sudah terasa sejak pekan ini dan diperkirakan terus bertambah hingga hari menjelang Ramadan.
“Iya, minggu ini sudah mulai meningkat. Biasanya sekitar 700 orang, sekarang sudah 1.500, lalu bisa naik sampai 2.500,” ujar Mustofa saat ditemui Poskota, Minggu, 15 Februari 2026.
Baca Juga: Tradisi Nyekar Bawa Berkah, Penjual Bunga Tabur di Karet Bivak Kebanjiran Pembeli Jelang Ramadhan
Ia memperkirakan puncaknya yang terjadi esok hingga H-1 puasa, jumlah peziarah diperkirakan mencapai sekitar 3 ribu orang.
Kondisi tersebut memang rutin terjadi setiap tahun ketika masyarakat menjalankan tradisi nyekar sebelum memasuki Ramadhan.
“Kalau hari-H biasanya membludak, kemungkinan bisa 3.000-an peziarah,” ucap Mustofa.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, Mustofa mengatakan, pengelola telah menyiapkan berbagai langkah mulai dari pengaturan lalu lintas, parkir, keamanan hingga kebersihan.
Baca Juga: Bolehkah Merokok Atau Vape Saat Puasa? Begini Hukumnya dalam Islam
Penambahan personel dilakukan di sejumlah titik, terutama di akses masuk pemakaman.
“Untuk lalu lintas di depan ada empat petugas. Kantong parkir juga sudah disiapkan, baik di depan maupun di dalam area,” jelas Mustofa.
Ia menambahkan pengelola juga berkoordinasi dengan kepolisian agar kendaraan peziarah yang parkir di pinggir jalan tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Kalau ada yang mengganggu nanti digeser. Jadi tetap tertib dan peziarah nyaman,” ucapnya.
Baca Juga: Tradisi Nyekar Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang Musiman di TPU Jaha Tigaraksa Raih Berkah
Sementara itu, untuk kebersihan, setiap zona memiliki sekitar 13 petugas kebersihan. Mereka bertugas menjaga area makam tetap rapi selama musim ziarah berlangsung.
Selain itu, ada delapan personal keamanan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang berjaga di lokasi.
Pengelola juga melakukan penataan area makam sejak jauh hari, termasuk merapikan rumput dan memangkas pohon yang mengganggu akses peziarah.
“Sebulan sebelum puasa sudah kita rapikan semua. Rumput tinggi dipotong, pohon dirapikan supaya peziarah nyaman,” katanya.
Bahkan untuk membantu peziarah lanjut usia, pihak TPU menyediakan mobil golf atau shuttle agar mereka lebih mudah menuju lokasi makam keluarga.
"Ada dua mobil golf yang disediain, biasanya buat lansia biar gampang abis turun dari mobil," kata Mustofa.
Baca Juga: Tradisi Nyekar Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang Musiman di TPU Jaha Tigaraksa Raih Berkah
Mustofa juga mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban dan kebersihan selama berziarah.
“Kami harap peziarah sabar antre di jalan dan jangan buang sampah sembarangan. Banyak yang ingin makamnya bersih tapi sampahnya ditinggal,” ujarnya.
Ia menambahkan, momen unik yang sering terjadi adalah peziarah kebingungan mencari makam keluarga karena lama tidak berkunjung. Oleh karena itu, petugas disiagakan untuk membantu menunjukkan lokasi.
“Sering muter-muter cari makam karena lupa bloknya. Makanya petugas kami siap membantu di lapangan,” kata dia.
Sebagai informasi, terdapat 60 ribu petak makam di TPU Tanah Karet Bivak dengan tanah seluas 16 hektare. (cr-4)