Ilustrasi Umat Islam melaksanakan ibadah Ramadhan di masjid pada malam pertama tarawih. (Sumber: Unsplash/Iqro Rinaldi)

RAMADHAN

Awal Ramadan 2026 Resmi Ditetapkan: Ini Daftar Negara yang Mulai Puasa Lebih Awal

Sabtu 14 Feb 2026, 16:00 WIB

POSKOTA.CO.ID - Umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadan, momen ibadah yang sarat makna sekaligus kesempatan memperdalam refleksi diri.

Berdasarkan kalkulasi astronomi, awal Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026, tetapi keputusan final tetap menunggu hasil rukyatul hilal di masing-masing negara.

Prediksi Astronomi Awal Ramadan 2026

Secara teknis, mayoritas negara Muslim dijadwalkan melakukan pengamatan hilal pada Selasa, 17 Februari 2026. Namun, analisis astronomi menunjukkan kecil kemungkinan hilal terlihat di wilayah seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, dan Mesir.

Baca Juga: Waktu yang Tepat Ziarah Kubur sebelum Ramadhan 2026, Ini Jadwal dan Doa yang Dianjurkan

Beberapa alasan ilmiah yang memperkuat prediksi tersebut antara lain:

Dengan demikian, negara yang secara ketat mensyaratkan rukyat diperkirakan menyempurnakan bulan Syaban menjadi 30 hari, menjadikan Kamis, 19 Februari 2026, sebagai hari pertama Ramadan.

Mengapa Perbedaan Tanggal Terjadi?

Perbedaan tanggal awal Ramadan adalah hal lumrah karena kalender Islam berbasis lunar. Penentuan awal bulan dilakukan menggunakan tiga pendekatan:

Metode yang berbeda dapat menghasilkan selisih satu hari antarwilayah. Otoritas keagamaan di berbagai negara pun menyesuaikan penetapan berdasarkan tradisi, fatwa, dan kriteria visibilitas hilal masing-masing.

Ketetapan Awal Ramadan di Berbagai Negara

Uni Emirat Arab dan Negara GCC

Menurut laporan lokal, Uni Emirat Arab memproyeksikan awal Ramadan pada 19 Februari 2026. Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) menyebutkan penetapan resmi tetap bergantung pada hasil rukyat.

Oman menjadi negara GCC pertama yang secara resmi menetapkan 19 Februari sebagai awal Ramadan. Komite pemantau bulan Hijriah mengumumkan bahwa hilal tidak mungkin terlihat pada 17 Februari, sehingga 18 Februari ditetapkan sebagai akhir Syaban.

Turkey

Pemerintah Turkey melalui Presidensi Urusan Agama juga menetapkan Kamis, 19 Februari 2026, sebagai awal Ramadan berdasarkan hisab astronomi. Mereka menegaskan hilal tidak memungkinkan terlihat di wilayah Arab, Asia, maupun Amerika pada 17 Februari.

Singapura

Di Singapura, Dewan Agama Islam Singapura menetapkan awal Ramadan jatuh pada 19 Februari. Penilaian dilakukan menggunakan metode hisab dan kriteria visibilitas lokal.

Baca Juga: Kumpulan Doa Sambut Ramadhan 2026 yang Dianjurkan, Lengkap Arab dan Artinya

Australia

Dewan Fatwa Australia memutuskan bahwa Ramadan 1447 H dimulai pada 19 Februari 2026. Mufti Besar Australia, Dr. Ibrahim Abu Mohamad, menjelaskan bahwa bulan baru terbenam setelah matahari di Sydney dan Perth, sehingga mustahil Ramadan dimulai pada malam 17 Februari.

Ia menyerukan pentingnya menjaga kesatuan umat seraya menyampaikan pesan, “Perbedaan metode penetapan adalah hal wajar. Yang terpenting adalah menjunjung persatuan serta mendoakan perdamaian global, khususnya bagi saudara kita di Gaza.”

Pakistan

Departemen Meteorologi Pakistan memprediksi hilal baru akan mungkin terlihat pada 18 Februari 2026. Namun, keputusan final tetap menunggu pengumuman resmi dari otoritas keagamaan nasional.

Perkiraan Idulfitri 2026

Ramadan diperkirakan berlangsung 29 hari berdasarkan proyeksi astronomi Dubai. Dengan demikian, Idulfitri 2026 kemungkinan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Di Uni Emirat Arab, potensi libur nasional berkisar antara 19–22 Maret 2026, bergantung pada apakah Ramadan berlangsung 29 atau 30 hari. Tiga hari pertama Syawal ditetapkan sebagai libur resmi.

Persiapan Umat Menyambut Ramadan

Menjelang Ramadan, umat Muslim dianjurkan melakukan persiapan menyeluruh meliputi aspek spiritual dan praktis. Dari sisi spiritual, penguatan niat, memperbanyak doa, serta menyusun rencana ibadah menjadi prioritas.

Secara praktis, banyak keluarga menyesuaikan jadwal kerja, pola makan, hingga aktivitas malam hari selama bulan suci. Selain itu, umat juga dianjurkan merencanakan pembayaran zakat melalui lembaga resmi agar penyaluran bantuan sosial lebih efektif.

Persiapan matang diharapkan membantu umat menjalani Ramadan dengan lebih khusyuk, tertib, dan bermakna.

Tags:
prediksi hilal 2026Idulfitri 2026rukyatul hilal awal RamadanRamadan 2026

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor