CIBINONG, POSKOTA.CO.ID - Usai diterjang angin kencang, Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor porak-poranda, atapnya stadion terbang terbawa angin pada Kamis sore, 12 Februari 2026.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan kegiatan olahraga di Stadion Pakansari bakal terus berjalan tanpa kendala apapun. Karena fasilitas di dalam stadion dipastikan tak ada yang rusak.
“Stadion Pakansari tetap beroperasi, digunakan untuk kegiatan olahraga, bahkan besok juga ada pertandingan Liga 2 di hari Sabtu. Ada beberapa fasilitas yang perlu perbaikan, tetapi dari sisi keamanan Insta Allah tidak terlalu mengganggu,” kata Rudy kepada wartawan pada Jumat, 13 Februari 2026.
Ia menambahkan, upaya-upaya percepatan dalam perbaikan Stadion Pakansari pasca diterpa angin kencang bakal sesegera mungkin dilakukan, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih mengedepankan program prioritas dari segi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Baca Juga: Ketua Umum PSSI Iwan Bule Beri 5 Catatan Tentang Fasilitas Stadion Pakansari
“Tetapi tentunya kebutuhan di Kabupaten Bogor pun cukup banyak, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, mana yang menjadi prioritas kita akan prioritaskan dan Stadion Pakansari secara fungsi masih dapat dipergunakan,” jelas Rudy.
“Hanya mungkin secara estetik ada beberapa yang tidak terlihat baik, tapi kita perlahan kita akan benahi satu persatu,” sambungnya.
Sebelumnya, angin kencang terjadi di wilayah Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis sore, 12 Februari 2026, yang membuat wilayah tersebut porak poranda.
Dari pantauan Poskota di lokasi terlihat pepohonan di Jalan Lingkar Stadion Pakansari banyak yang tumbang akibat angin kencang yang terjadi sekitar 15 menit dari arah Selatan hingga Utara.
Baca Juga: Ribuan Orang Berkumpul Deklarasi di Stadion Pakansari Tolak Aksi Radikalisme
Selain pohon tumbang, atap Stadion Pakansari yang berbahan dasar baja ringan juga terbawa angin, sehingga tampak rusak ketika dilihat dari kejauhan.
Kemudian, fasilitas-fasilitas di sekitar stadion juga tampak rusak. seperti petunjuk arah, lalu ada videotron yang ambruk karena terbawa angin kencang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan, angin kencang tersebut bergerak dari arah Selatan menuju Utara yang dimulai dari sekitar GOR Laga Tangkas, sehingga menimbulkan kerusakan yang signifikan. (cr-6)