Bupati Bogor bakal buka komunikasi untuk relokasi warga Kampung Cicerewed yang terkena banjir bandang pada Rabu sore, 11 Februari 2026 kemarin. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

JAKARTA RAYA

Bupati Bogor akan Buka Komunikasi untuk Relokasi Warga Terdampak Banjir Bandang Cijayanti

Jumat 13 Feb 2026, 16:30 WIB

CIBINONG, POSKOTA.CO.ID - Bupati Bogor, Rudy Susmanto bakal membuka komunikasi kepada warga Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor untuk direlokasi dari permukiman yang sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya.

Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor juga telah menerima prasarana umum dari pengembang perumahan untuk merelokasi warga yang kerap terdampak banjir di Kecamatan Babakan Madang.

“Tentunya kita akan berkomunikasi lebih lanjut dengan warga masyarakat yang ada, kita tidak bisa serta-merta memindahkan warga masyarakat ke lokasi baru. Kita ingin segala kebijakan yang diambil adalah kebijakan yang tentunya sudah dimusyawarahkan bersama dengan masyarakat,” kata Rudy kepada wartawan di Cibinong, Jumat 13 Februari 2026.

Rudy berharap, di tahun 2026 ini tahapan pembangunan rumah relokasi untuk warga terdampak banjir, tahapannya sudah bisa dijalankan.

Baca Juga: Banjir Bandang Landa Cijayanti Bogor, Puluhan Rumah Rusak

“Yang mana perasarana umum tersebut salah satunya adalah digunakan untuk relokasi warga masyarakat yang terdampak bencana. Salah satunya di Desa Bojong Koneng. Pemerintah sudah menyewakan tempat tinggal sementara, lalu sekarang lahannya sudah ada, maka tahapan pembangunan mudah-mudahan di tahun ini, 2026, tahapannya sudah bisa berjalan,” tuturnya.

Sebelumnya, salah satu warga Kampung Cicerewed, Suryati, 46 tahun, berharap pemerintah daerah menyiapkan lahan khusus untuk merelokasi warga karena sudah tak kuat dengan banjir yang tiap tahun melanda wilayah tersebut.

“Pengen direlokasi tapi di tempat yang nyamanlah, engga kena banjir gitu. Udah cape ati, cape pikiran, cape tenaga, cape segala-galanya,” pungkasnya. (cr-6)

Tags:
banjirBogorRudy SusmantoCijayanti

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor