Pengunjung melihat pernak-pernik Imlek di Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA RAYA

Pemprov DKI Siapkan Rangkaian Festival Imlek Meriah di Sejumlah Titik Jakarta

Kamis 12 Feb 2026, 15:25 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan rangkaian perayaan Imlek secara besar dan meriah di sejumlah titik.

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyampaikan, penyelenggaraan perayaan Imlek tidak hanya melibatkan unsur Pemprov DKI, tetapi juga menggandeng pengelola gedung, kawasan komersial, hingga pelaku usaha ritel di sepanjang koridor utama kota. 

"Karena insyaallah dalam rangka hari Imlek ini Jakarta menyambut cukup dengan serius. 

Artinya kita libatkan selain dari Pemprov DKI, tapi seluruh gedung yang ada di sini kita bikin lomba. Nanti ini akan lebih jauh lebih meriah," ujar Rano kepada awak media, Kamis, 12 Februari 2026.

Baca Juga: Imlek 2026 di Jakarta: Inilah 10 Daftar Acara Mulai 13 Februari yang Wajib Kamu Kunjungi

Menurut Rano, acara Imlek di Jakarta tahun ini diharapkan akan meriah, guna menarik daya tarik wisatawan. 

"Mudah-mudahan besok tuh banyak sekali acara untuk merayakan Imlek. Ini merupakan apa ya, perayaan kebersamaan dalam keberagaman sekaligus penguatan daya tarik pariwisata urban Jakarta," ucap Rano. 

Rano menyebut, rangkaian kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi menggerakkan ekonomi dan tingkat hunian hotel. 

Ia mencontohkan tingkat okupansi hotel saat momentum Natal dan Tahun Baru hampir menyentuh 100 persen di sejumlah kawasan pusat kota.

Baca Juga: Jelang Imlek dan Ramadan, DPR Soroti Stok BBM

"Tidak bisa dipungkiri teman-teman, kemarin Natal, Tahun Baru, seluruh okupasi hotel di sekitar sini hampir 100 persen. Itu menandakan bahwa ekonomi Jakarta bergerak naik," ungkap Rano. 

Aktivitas Imlek di Jakarta

Pengunjung melihat pernak-pernik Imlek di Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Aktivitas Imlek yang berlangsung di Jakarta direncanakan ada lomba dekorasi digelar di gedung-gedung sepanjang Thamrin-Sudirman. Nantinya acara lomba ini mengajak para peritel, kawasan pengelola gedung untuk berinovasi mempercantik wajah ibu kota.

Selain lomba dekorasi, Pemprov DKI juga menggelar Festival Imlek Jakarta pada 13–17 Februari di kawasan Bundaran Hotel Indonesia yang menyajikan instalasi cahaya dan seni musik kolosal. 

"Menghadirkan instalasi cahaya yang seperti kita lihat, bernuansa Imlek, kemudian yang luar biasa juga ada pertunjukan seni budaya Tionghoa yang dinamakan Simfoni Imlek Jakarta Kolosal. Nah itu rencananya tanggal 13 Februari di Bundaran HI," katanya. 

Baca Juga: Persiapan Imlek, Warga Luar Jakarta Mampir Beli Pernak-Pernik ke Petak Sembilan

Dia mengungkapkan, pertunjukan kolosal tersebut akan menampilkan lebih dari 50 alat musik tradisional Tionghoa serta tarian selendang dendang, dengan durasi sekitar satu jam.

"Pertunjukan kolosal ini dimainkan lebih dari 50 alat musik Tionghoa serta tarian selendang dendang yang akan berlangsung kira-kira satu jam, tepatnya nanti di depan sekitar sini Plaza Indonesia," ucapnya. 

Selain itu, Rano menyampaikan, Pemprov DKI juga menggelar Festival Pecinan Jakarta pada 15–17 Februari di Anjungan Provinsi DKI Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah. 

"Festival ini menghadirkan pertunjukan barongsai, liong, serta instalasi seni yang mengajak wisatawan domestik dan mancanegara menyelami sejarah dan narasi peranakan di Jakarta," ucap dia. 

Lebih lanjut, ia mengatakan, program bertajuk Harmoni Jakarta powered by Jakarta City Branding juga akan digelar di Blok M Hub dengan menampilkan instalasi seni dan pertunjukan bernuansa Tionghoa, sekaligus memperkenalkan penguatan branding baru Jakarta. 

"Rencananya di Blok M Hub menampilkan instalasi seni serta pertunjukan juga bernuansa Tionghoa," kata dia. 

Perayaan berlanjut melalui Semarak Imlek Jakarta pada 16–17 Februari di kawasan Monumen Nasional dengan sajian video mapping, instalasi seni, serta perpaduan teknologi dengan budaya Tionghoa.

"Kemudian ada yang kita sebut Jakarta Light Festival. Kalau kemarin kan ada Jakarta Light Festival dengan tema Christmas, kalau sekarang temanya adalah Chinese New Year," ucapnya. 

Pemprov DKI turut menyiapkan Festival Kelenteng Jakarta sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan sejarah yang membentuk karakter pluralisme ibu kota.

"Kemudian ada Festival Kelenteng Jakarta sebagai penghormatan terhadap warisan spiritual dan sejarah yang membentuk karakter pluralis di Jakarta," kata dia. 

Sebagai penutup rangkaian perayaan, Rano mengatakan, Festival Cap Go Meh akan digelar pada 3 Maret di Pancoran Chinatown Point bekerja sama dengan Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI).

"Yang terakhir ada Festival Cap Go Meh tanggal 3 Maret. Nah ini adalah rangkaian penutup yang akan dilakukan di Pancoran Chinatown Point bekerja sama dengan Perhimpunan Tionghoa Indonesia atau yang disingkat INTI," ujar dia. (cr-4). 

Tags:
Jakartaperayaan ImlekImlek

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor