POSKOTACOID - Bacaan niat sholat tarawih sendiri di rumah perlu diketahui oleh umat Islam yang berhalangan atau tidak memiliki kesempatan sholat berjamaah.
Sholat tarawih merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan dikerjakan pada bulan Ramadhan.
Itu karena sholat tarawih hanya dapat dikerjakan satu tahun sekali setiap bulan Ramadhan dan tidak dapat dikerjakan di waktu-waktu lainnya.
Baca Juga: Tips Puasa Aman bagi Penderita Stroke, Ini Saran Praktis dari Dokter Zaidul Akbar
Anjuran mengerjakan sholat tarawih tertuang dalam hadits riwayat Bukhari Muslim sesuai sabda Rasulullah SAW.
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau.” (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).
Sholat tarawih dikerjakan setelah sholat isya dan umumnya dilakukan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat.
Dikutip dari NU Online, pada dasarnya sholat tarawih dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah karena memiliki banyak keutamaan.
Hal tersebut seperti yang tertera dalam Kitab Nihayatuz Zein karya Syekh M Nawawi Banten.
من النفل المؤقت الذي تسن فيه الجماعة صلاة (التراويح) …ولا يصح أن يصلي أربعا منها بسلام بل لا بد أن يكون كل ركعتين منها بسلام لأنها وردت كذلك
Artinya: "Salah satu shalat sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah adalah shalat (Tarawih)… Shalat Tarawih tidak sah dilakukan empat rakaat dengan satu salam, tetapi harus dua rakaat dengan satu salam sebagaimana riwayat hadits menyatakan demikian."
Baca Juga: 20 Link Download Poster Ramadhan 2026 Kreatif dan Keren, Cocok Diunggah ke Media Sosial
Meski demikian, sholat tarawih diperbolehkan untuk dikerjakan sendirian apabila terdapat uzur atau halangan.
Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadits bahwa Rasulullah SAW pernah mengerjakan sholat tarawih di masjid dan juga di rumah.
عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ (رواه البخاري ومسلم)
Artinya: “Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin radliyallahu ‘anha, sesungguhnya Rasulullah pada suatu malam shalat di masjid, lalu banyak orang shalat mengikuti beliau. Pada hari ketiga atau keempat, jamaah sudah berkumpul (menunggu Nabi) tapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam justru tidak keluar menemui mereka. Pagi harinya beliau bersabda, 'Sunguh aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali bila shalat ini diwajibkan pada kalian.” Sayyidah ‘Aisyah berkata, 'Hal itu terjadi pada bulan Ramadhan’.” (HR Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: 25 Link Download Poster Marhaban Ya Ramadhan 2026 Gratis, Kreatif untuk Pawai Obor Sekolah
Niat Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan sholat tarawih sendiri di rumah karena adanya uzur atau halangan, maka bisa membaca niat seperti di bawah ini.
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā
Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt".
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi NU online, berikut ini tata cara sholat tarawih sendiri di rumah.
- Membaca niat sholat tarawih dengan dilafalkan
- Membaca niat di dalam hari saat takbiratul ihram
- Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil membaca niat di dalam hati
- Baca ta'awudz dan Surat Al-Fatihah.
- Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Qur'an dengan lantang
- Rukuk
- I'tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama
- Salam pada rakaat kedua
- Istighfar dan dianjurkan membaca doa Kamilin setelah selesai shalat Tarawih