BABAKAN MADANG, POSKOTA.CO.ID - Banjir bandang melanda Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Kabupaten Bogor, pada Rabu Sore, 11 Februari 2026 karena hujan deras yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Dampaknya, banjir bandang dan luapan Kali Cisarapati di sekitaran permukiman warga, merusak sekira 73 rumah dengan 160 KK di dalamnya.
Dari pantauan Poskota di lokasi terlihat sejumlah warga saat ini tengah melakukan bersih-bersih pascabanjir seperti kasur, bantal, peralatan rumah tangga hingga sofa tampak dijemur warga di depan rumah.
Sejumlah rumah warga juga tampak jebol temboknya, akibat air dengan arus deras melintasi permukiman.
Baca Juga: Banjir di Sentul Bogor, 5 Rumah Warga Rusak Berat
Lantai-lantai rumah juga tampak masih dipenuhi lumpur dan tengah dibersihkan, dibantu oleh BPBD serta Damkar.
Kepala Desa Cijayanti, Ahmad Paojan mengatakan, sebanyak delapan rumah warga dinyatakan rusak berat akibat banjir bandang tersebut, saat ini warga masih fokus untuk melakukan bebersih pasca banjir.
“Penyebab utama hujan besar terus airnya nggak nampung di Kali Cisarapati, dampaknya ke warga,” kata Paojan kepada wartawan, Kamis 12 Februari 2026.
Ia memastikan tak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Namun, fenomena banjir ini, merupakan yang terparah dari beberapa tahun terakhir.
“Untuk saat ini (banjir) ini paling parah,” pungkas Paojan. (cr-6)