Selebgram Satria Mahathir diduga melakukan penipuan online (Sumber: Instagram/@pupacogilll)

HIBURAN

Jumlah Korban Penipuan Satria Mahathir Berapa Banyak? Fakta Baru Terungkap dari Kronologi yang Viral di X

Senin 09 Feb 2026, 11:36 WIB

POSKOTA.CO.ID - Dugaan penipuan yang menyeret nama selebgram Satria Mahathir, tengah menjadi perhatian publik pada Senin, 9 Februari 2026.

Sosok yang kerap memicu kontroversi di media sosial itu kini disorot setelah korban mengungkap pengalaman dugaan penipuan yang dialaminya melalui media sosial X.

Kasus itu sendiri viral lantaran dinilai memiliki pola yang rapi dan melibatkan nominal kerugian tidak sedikit.

Pengakuan tersebut pertama kali diunggah oleh akun X @zexsse pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam cuitan panjangnya, korban membeberkan secara detail kronologi dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh Satria Mahathir, mulai dari transaksi awal yang berjalan normal hingga berujung kerugian jutaan rupiah.

Lantas, berapa jumlah korban penipuan Satria Mahathir sebernarnya? Berikut informasi yang dibeberkan korban.

Baca Juga: Link Video Viral Cukur Kumis Bikin Heboh, Benarkah Ada Versi Full hingga Puluhan Menit? Ini Faktanya

Jumlah Korban Penipuan Satria Mahathir Berapa Banyak?

Korban mengungkapkan, ia sebelumnya pernah melakukan transaksi jual beli dengan Satria Mahathir.

Barang yang dibeli kala itu adalah topi bekas milik Satria. Dalam transaksi tersebut, korban menerima barang sesuai dengan deskripsi dan mengaku puas dengan proses jual beli yang dilakukan.

Pengalaman positif tersebut kemudian menjadi alasan utama korban menaruh kepercayaan lebih kepada Satria.

Tak berselang lama, Satria Mahathir kembali mengunggah informasi penjualan barang lain, kali ini berupa ponsel iPhone 15 Pro Max yang ditawarkan melalui media sosial.

Karena merasa sudah memiliki pengalaman transaksi yang aman sebelumnya, korban pun tak ragu untuk kembali bertransaksi.

Tanpa melalui perantara pihak ketiga, korban langsung mentransfer uang sebesar Rp8,5 juta ke rekening atas nama Satria Mahathir.

Setelah proses transfer selesai dilakukan, pihak Satria Mahathir sempat menghubungi korban untuk menanyakan alamat pengiriman barang.

Hal tersebut semakin menguatkan keyakinan korban bahwa transaksi berjalan sebagaimana mestinya.

Namun situasi berubah secara drastis tidak lama kemudian. Korban mendapati dirinya justru diblokir dari akun TikTok @pupacogil yang diduga kuat merupakan milik Satria Mahathir.

Pemblokiran sepihak tersebut membuat korban mulai merasa curiga dan khawatir kepada Satria Mahathir.

Setelah korban melakukan desakan, paket yang dijanjikan akhirnya tiba. Namun, kekecewaan besar muncul ketika korban membuka paket tersebut. Ponsel yang dikirim ternyata tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

"Ini hape dummy gilakk ga si kalo mau liat vidio unboxing nya lgsng ke tiktok gua ya, username nya @edge_187 itu udh 1,5jt yang nonton korban nya udah banyak banget udah diitung 100+ lebih itu baru yang ketauan, gatau semuanya brp klo semua korban di kumpulin, jadi gua mau naikin ini," kata akun X @zexssee.

Seiring viralnya unggahan tersebut, korban mengaku mulai menerima banyak pesan dari warganet lain yang mengaku mengalami hal serupa.

Mereka disebut telah mengirimkan uang ke rekening dengan nama yang sama dan diduga ditipu melalui skema yang serupa.

"Siapa tau kalo posting disini bisa kena jera nya dan virall supaya di tangkep tu org, kalo soal bikin laporan gua blm lapor, cuman korban lain udh kita korban tuh beda beda daerah jadi susah kalo pgn dikumpulin," jelasnya.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti berapa jumlah korban secara keseluruhan. Namun pengakuan yang bermunculan mengindikasikan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri.

Sebagai informasi, Satria Mahathir lahir pada 25 Juni 2003. Ia merupakan anak dari Yuskam Nur, mantan jenderal polisi bintang dua, dan Anita Agnes Alexandra, mantan model ternama.

Meski berasal dari keluarga dengan latar belakang cukup berada, kehidupan pribadi Satria diketahui tidak berjalan harmonis lantaran kedua orang tuanya telah bercerai.

Nama Satria Mahathir sendiri kerap menjadi sorotan publik bukan hanya karena latar belakang keluarganya, tetapi juga berbagai kontroversi yang pernah menyertainya.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Pelecehan oleh Owner Thanksinsomnia Viral di X, Fakta Apa yang Terungkap? Begini Pengakuan Korban

Deretan Kontroversi Satria Mahathir

Berikut sejumlah kontroversi yang pernah menyeret nama Satria Mahathir dan menjadi sorotan publik dalam beberapa tahun terakhir.

1. Menikah Muda di Usia 16 Tahun


Nama Satria Mahathir pertama kali mencuat ke ruang publik setelah dirinya menikah muda dengan seorang influencer bernama Nindya Putri.

Pernikahan tersebut berlangsung ketika Satria masih berusia 16 tahun, sementara Nindya diketahui tengah hamil di luar nikah.


Namun, rumah tangga keduanya tidak bertahan lama. Pernikahan itu hanya berjalan sekitar 14 bulan sebelum akhirnya berujung perceraian pada awal 2021.

Dalam pernyataannya, Nindya mengungkapkan, Satria dinilai belum siap menjalani peran sebagai seorang ayah, sehingga ia memilih mengakhiri pernikahan tersebut.

2. Pengakuan Sering Berganti Pasangan


Kontroversi berikutnya muncul dari pengakuan Satria Mahathir sendiri di ruang publik.

Ia secara terbuka menyebut, dirinya kerap berganti pasangan dan bahkan mengklaim pernah menghamili beberapa perempuan.


Tak hanya itu, Satria juga mengaku, telah melakukan hubungan intim dengan 28 perempuan, pernyataan yang menuai kecaman luas dari warganet.

Gaya hidup tersebut kemudian berdampak serius pada kondisi kesehatannya. Ia diketahui sempat terkena penyakit menular seksual dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

3. Pernyataan Merendahkan Perempuan Pengguna Android


Satria Mahathir juga menuai kritik keras akibat pernyataannya yang dianggap merendahkan perempuan pengguna ponsel Android.

Dalam sebuah pernyataan yang beredar luas, dia mengaku, merasa jijik melihat perempuan yang menggunakan smartphone Android.


Menurutnya, perempuan pengguna Android identik dengan anak motor yang kerap nongkrong di warung kopi atau pinggir jalan, bahkan ia menyebutnya menyerupai “cabe-cabean ngantuk”.

Lebih jauh, Satria juga mengatakan, perempuan pengguna Android tidak layak dipacari dan hanya dijadikan sebagai pemuas nafsu.

4. Tato Logo Polri Tuai Sorotan


Kontroversi lain kembali muncul ketika Satria Mahathir diketahui membuat tato bergambar logo Polri di tubuhnya.

Tato tersebut langsung menyedot perhatian publik dan memicu perdebatan di media sosial.


Alih-alih meredam polemik, Satria justru memamerkan tato tersebut dengan bangga, sehingga memperbesar sorotan terhadap dirinya.

5. Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan di Batam


Kemudian, pada awal 2024, Satria Mahathir kembali berurusan dengan aparat penegak hukum.

Dirinya ditangkap polisi setelah diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang remaja berinisial RAT, yang diketahui merupakan anak anggota DPRD Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah kafe di Batam, saat Satria hadir sebagai bintang tamu.

RAT yang saat itu masih duduk di kelas 10 SMA, datang ke kafe tersebut untuk menyaksikan penampilan idolanya.

Situasi kemudian memanas setelah terjadi senggolan yang berujung keributan. Korban mengaku dianiaya oleh Satria bersama sejumlah rekannya, baik di dalam kafe maupun di luar lokasi.

Mengetahui kejadian tersebut, ayah korban langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian setelah melihat kondisi anaknya pulang dalam keadaan babak belur.

Tags:
penipuan onlinekorban penipuan Satria MahathirpenipuanSatria Mahathir

Mutia Dheza Cantika

Reporter

Mutia Dheza Cantika

Editor