POSKOTA.CO.ID - Isu dugaan penyalahgunaan Whip Pink kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah figur terkenal dikaitkan dengan produk tersebut.
Perbincangan ini ramai di media sosial dan memicu berbagai spekulasi terkait penggunaan tabung pink yang sebenarnya diperuntukkan bagi kebutuhan kuliner.
Sorotan semakin kuat ketika nama BTR Rachel ikut disebut dalam diskusi warganet. Kehadiran tabung Whip Pink di ruang pribadinya memicu rasa penasaran publik, hingga akhirnya sang pro player memilih memberikan tanggapan terbuka.
Kasus ini pun memperluas diskusi mengenai batas penggunaan produk berbahan Nitrous Oxide. Selain menyoroti figur publik yang terlibat, masyarakat juga mulai menaruh perhatian pada potensi risiko penyalahgunaan serta pentingnya penggunaan sesuai fungsi aslinya.
Nama Figur Publik Ikut Terseret
Kasus ini tidak hanya menyeret satu nama. Beberapa konten viral memperlihatkan keberadaan tabung Whip Pink di kediaman sejumlah figur publik, seperti Reza Arap dan Eca Aura. Vlog milik Martha Graciela alias Grace juga menjadi sorotan karena menampilkan produk tersebut.
Hingga kini, Grace dan Eca Aura belum memberikan klarifikasi resmi. Namun, keduanya diketahui telah menghapus konten yang memperlihatkan keberadaan tabung Whip Pink.
Sementara itu, Awkarin sudah memberikan penjelasan bahwa dispenser Whip Pink yang terlihat adalah milik mantan pasangannya yang merupakan jebolan MasterChef Indonesia untuk kebutuhan membuat kue.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Diva Siregar, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Penjelasan BTR Rachel Soal Penggunaan Whip Pink
Berbeda dengan figur lain yang memilih diam, BTR Rachel memberikan tanggapan terbuka. Ia tidak menampik keberadaan produk tersebut dan menjelaskan bahwa pada masanya, Whip Pink sempat dianggap legal di berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Pada saat itu tuh kayak nggak membahayakan gitu juga loh guys. Kayak.. nggak tahu ya. Aku kayak belum menemukan efek sampingnya pada saat itu," jelas Rachel.
"Karena itu sempet legal di beberapa negara. Bahkan di Indo tuh kemarin-kemarin sempet legal. Mungkin sekarang udah ilegal karena kasus tersebut ya," imbuhnya.
Pernyataan ini memicu beragam respons dari warganet, terutama terkait persepsi keamanan produk tersebut saat digunakan di luar fungsi utamanya.
Awal Mula Sorotan terhadap Whip Pink
Perhatian publik terhadap Whip Pink semakin besar setelah meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Januari 2026. Saat itu, tabung Whip Pink ditemukan di kamar asisten rumah tangganya.
Meski demikian, pihak kepolisian telah menyatakan bahwa Whip Pink bukan penyebab kematian Lula. Pernyataan ini penting untuk meluruskan berbagai spekulasi yang sempat berkembang di masyarakat.
Risiko Penyalahgunaan Nitrous Oxide
Whip Pink diketahui berisi gas Nitrous Oxide (N2O), yang umumnya digunakan untuk membuat whipped cream. Namun, penyalahgunaan dengan cara dihirup dapat menimbulkan efek euforia sementara.
Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa praktik tersebut berisiko tinggi. Menghirup gas N2O dapat menyebabkan hipoksia atau kekurangan oksigen, yang berpotensi memicu gangguan pernapasan serius dan membahayakan keselamatan pengguna.
Dengan meningkatnya perhatian publik, isu ini menjadi pengingat penting tentang penggunaan produk sesuai peruntukannya serta risiko yang dapat muncul jika disalahgunakan.