Ilustrasi pengisian BBM di SPBU. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Nasional

Jelang Imlek dan Ramadan, DPR Soroti Stok BBM

Sabtu 07 Feb 2026, 20:07 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Komisi XII DPR RI menyoroti ketahanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) regional yang dinilai masih memprihatinkan jelang Hari Raya Imlek dan bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Komisi XII DPR, Bambang Patijaya mengatakan, ketahanan stok BBM di wilayah Marketing Operation Region (MOR) 2, khususnya Palembang tercatat paling rendah se-Indonesia.

"Jadi kita bandingkan data di bulan Desember itu sangat mengkhawatirkan dan dengan data hari ini agak mendingan tapi tetap stok BBM pada MOR 2 paling rendah se-Indonesia dibandingkan delapan MOR lainnya,” kata Bambang kepada awak media, Sabtu, 7 Februari 2026.

Politikus Partai Golkar tersebut meminta Pertamina memberikan perhatian serius terhadap persoalan ketahanan stok BBM di wilayah yang dinilai rawan kekurangan pasokan.

Baca Juga: Harga BBM Pertamina Terbaru Hari Ini 1 Februari 2026 Berapa? Cek Daftar Rinciannya di Seluruh Indonesia

Menurutnya, ketersediaan energi bagi masyarakat harus menjadi prioritas utama. Mengingat masyarakat Indonesia akan menghadapi sejumlah momentum besar dalam waktu dekat, mulai dari Tahun Baru Imlek, hingga Idul Fitri.

“Karena di depan mata ada beberapa hari besar yang akan masyarakat jalani, yang pertama itu adalah Imlek, dua tiga hari kemudian bulan puasa lalu setelah itu Idul Fitri,” ujarnya.

Ia berharap, Pertamina meningkatkan pelayanan dan distribusi energi, khususnya di wilayah dengan stok rendah, guna mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat memicu antrean panjang di masyarakat. Kemudian ia juga berencana terus melakukan pengawasan terhadap ketahanan energi nasional.

“Kami berharap pelayanan Pertamina kepada masyarakat itu dapat ditingkatkan. Kita tidak ingin terjadi kelangkaan-kelangkaan yang menyebabkan antrian-antrian baik BBM ataupun LPG 3 Kg,” ucapnya.

Tags:
Hari Raya ImlekRamadan 2026stok BBMBBMDPR RI

Ali Mansur

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor