Sistem ini mendukung pengalaman digital yang responsif dan mulus, baik untuk pengaturan kendaraan maupun hiburan selama perjalanan.
Pendekatan teknologi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih intuitif dan terintegrasi.
Sistem Hybriddengan Performa Seimbang
GAC E8 dibekali sistem hybrid yang mengombinasikan mesin bensin 2.0L ATK dengan motor listrik dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Kombinasi tersebut menghasilkan output sekitar 237 kW, dengan kemampuan akselerasi 0-100 km/jam di kisaran 8,8 detik.
Selain performa, efisiensi bahan bakar juga menjadi perhatian, dengan konsumsi sekitar 5,7 liter per 100 km, menciptakan keseimbangan antara tenaga dan efisiensi penggunaan energi.
Aspek kenyamanan berkendara semakin diperkuat melalui kabin senyap berstandar premium. GAC E8 menggunakan kaca peredam suara berlapis ganda serta penyempurnaan NVH (Noise, Vibration, Harshness) untuk menghadirkan suasana berkendara yang tenang di berbagai kondisi jalan.
Baca Juga: Hino Serahkan 1 Truk Model 300 dan Mesin 5C ke Poltrada Bali untuk Praktik Mahasiswa
Fitur Keselamatan Komprehensif
Dari sisi keselamatan, MPV ini dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung, mulai dari Level 2 Intelligent Driving Assistance hingga 540 derajat panoramic camera. Perlindungan penumpang diperkuat dengan enam airbag, termasuk side curtain airbag sepanjang 2,9 meter.
Struktur bodi kendaraan juga menggunakan lebih dari 75 persen baja berkekuatan tinggi, yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan saat terjadi benturan.
Gambaran Arah Mobilitas GAC di Indonesia
Iqbal menegaskan bahwa kehadiran GAC E8 bukan sekadar penambahan model baru, melainkan refleksi visi GAC terhadap masa depan mobilitas di Indonesia.
“MPV ini bukan sekadar model baru, tetapi simbol bagaimana GAC melihat masa depan mobilitas di Indonesia, lebih nyaman, lebih cerdas, dan lebih berorientasi pada pengalaman pengguna,” ujar Iqbal.
