JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sepanjang tahun 2025, PT Transportasi Transjakarta telah melayani sebanyak 413 juta pelanggan. Angka ini mengalami kenaikan sangat signifikan jika dibandingan tahun 2022.
Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, capaian ini merupakan suatu hal yang sangat positif.
"Di tahun 2025, kami melayani 413 juta pelanggan. Jadi kalau kami lihat, ini kira-kira dalam 3 tahun terakhir dari tahun 2022 setelah kita meninggalkan pandemi, ini sudah tumbuh dua kali lipat lebih," ujar Welfizon kepada wartawan, Kamis, 5 Februari 2026.
"Jadi dari 191 juta, di tahun 2025 kemarin 413 juta. Dan pertumbuhan ini juga masih konsisten jika kita lihat dari tahun 2024, pelanggan kita masih tumbuh 11 persen," katanya.
Baca Juga: Harga Daging Jelang Imlek: Sapi Rp140 Ribu dan Ayam Rp38 Ribu
Welfizon menambahkan, selama tahun 2025 kemarin, Transjakarta berhasil mendapatkan pendapatan non subsidi sebanyak Rp251 miliar.
Menurutnya, angka tersebut konsisten sejak tahun 2021, bahkan terus mengalami pertumbuhan.
"Tentu kami juga punya tanggung jawab untuk bisa meningkatkan penghasilan lain di luar penghasilan tiket atau penghasilan subsidi," katanya.
Baca Juga: Kriminolog UGM Ingatkan Potensi Tawuran Jelang Ramadan di Jakarta
Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayang mengatakan, pendapatan non subsidi itu mengalami peningkatan sekitar 17 persen jika dibandingkan tahun 2024.
Sebelumnya di tahun 2024, pendapatan non subsidi yang berhasil didapatkan sebesar Rp213 miliar, kemudian di tahun 2025 mengalami peningkatan hingga mencapai Rp281 miliar.
"Dan untuk pendapatan subsidi alhamdulillah bisa bisa naik 17 persen dibandingkan sebelummya. Di sebelumnya Rp213 miliar, sekarang bisa menjadi Rp281 miliar. Itu untuk pendapatan," ungkapnya.
Baca Juga: Pria Paruh Baya Diduga Lecehkan Bocah Delapan Tahun di Pasar Minggu
Saat ini, Transjakarta sedang fokus berkaitan dengan pelayanan, perbaikan, hingga langkah preventif mengurangi risiko kecelakaan yakni dengan mengevaluasi pramudi. (pan)