POSKOTA.CO.ID - Penjual sayur asal Kota Taitung, Taiwan bagian timur, Chen Shu-chu berhasil menarik perhatian karena kedermawaannya.
Pada tahun 2010, dirinya dinobatkan dalam daftar “48 Heroes of Philanthropy” Asia-Pasifik versi Forbes Asia usai menyumbangkan hampir 10 juta dollar Taiwan, atau sekitar Rp5,3 miliar, untuk berbagai kegiatan amal dan sosial selama lebih dari tiga dekade.
Penghargaan dari Forbes Asia membuat nama Chen Shu-chu sejajar dengan para dermawan besar dan tokoh terkenal di kawasan Asia-Pasifik termasuk legenda film Jackie Chan, bintang NBA Yao Ming dan Elizabet Murdoch.
Dilansir dari Taiwan Today yang diunggah pada Senin, 8 Maret 2010. Chen yang saat itu berusia 61 tahun tetap merendah walaupun sudah mendapatkan pengakuan internasional.
Baca Juga: Profil Jess No Limit, Eks Atlet Esport yang Tembus ke Jajaran Forbes 30 Under 30 Asia 2025
“Saya tidak menyumbang banyak uang,” katanya singkat saat mendengar kabar namanya masuk daftar Forbes
Penghormatan dan Pengakuan
Pengakuan atas kontribusinya juga datang dari pemerintah daerah. Pada 7 Maret 2010, Kepala Daerah Taitung Justin Huang mengutus sejumlah pejabat untuk mengunjungi Chen dan menyampaikan ucapan selamat.
Dalam kunjungan tersebut, para pejabat memasang spanduk merah besar bertuliskan “Honor of Taitung” sebagai bentuk penghormatan.
Associate Editor Forbes Asia, John Koppisch, mengatakan bahwa kriteria pemilihan dalam daftar “Heroes of Philanthropy”.
“Nama-nama yang kami pilih tidak selalu pemberi sumbangan terbesar. Kami ingin menyoroti beragam sosok dermawan yang pantas mendapat pengakuan,” ungkap Koppisch, dikutip dari Taipei Times.
Kehidupan Chen Shu-chu
Chen Shu-chu hidup secara sederhana, bahkan ia terpaksa putus sekolah pada usia 13 tahun setelah ibunya meninggal dunia.
Sejak saat itu, Chen mengambil peran penting dalam membantu ayahnya untuk menghidupi empat adik laki-laki dan dua adik perempuan dengan berjualan sayur.
Puluhan tahun kemudian, Chen tetap setia dengan profesinya sebagai penjual sayur di Pasar Sentral Taitung.
Dari hasil kerja kerasnya, dirinya juga menyisihkan sebagian besar penghasilannya untuk disumbangkan kepada berbagai organisasi amal, membuktikan bahwa kedermawanan tidak mengenal batas kekayaan.
Baca Juga: Lima Tahun Berturut-turut, Bank Mandiri Kembali Masuk Forbes World’s Best Bank 2025
Dampak Donasi Chen Shu-chu
Beberapa lembaga pernah menerima donasi dari Chen Shu-chu antara lain adalah Biara Fo Guang Shan dan panti asuhan Kids Alive International.
Beberapa tahun sebelum pengakuan Forbes, Chen bahkan menyumbangkan 4,5 juta dollar Taiwan untuk pembangunan perpustakaan di Sekolah Dasar Ren-Ai, sekolah tempat dia pernah mencari ilmu sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti.
Ia sempat mengungkapkan rencananya untuk menyumbangkan 10 juta dollar Taiwan pada tahun 2010 untuk membantu siswa-siswa kurang mampu di wilayah Taitung.