Kasus Jeffrey Epstein kembali ramai diperbincangkan. Berikut profil singkat, perjalanan hidup, jaringan elite, hingga kronologi kasus pelecehan seksual yang berujung kontroversi global. (Sumber: X/@pisang_holeng)

HIBURAN

Siapa Jeffrey Epstein? Ini Profil, Jejak Kekayaan, dan Kronologi Kasus Seksualnya

Selasa 03 Feb 2026, 18:24 WIB

POSKOTA.CO.ID - Nama Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan publik internasional setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat membuka jutaan dokumen terkait kasus hukum yang pernah menjeratnya.

Rilis dokumen ini membuat publik kembali menelusuri jejak panjang kehidupan Epstein, mulai dari kariernya di dunia keuangan hingga skandal kejahatan seksual yang mengguncang banyak pihak.

Kasus Epstein bukan hanya soal kejahatan individu, tetapi juga menyangkut relasi kekuasaan, jaringan elite global, dan celah dalam sistem hukum.

Untuk memahami mengapa kasus ini terus relevan, penting melihat siapa sebenarnya Jeffrey Epstein dan bagaimana kronologi perkaranya berkembang.

Baca Juga: Tak Hadiri Sidang Cerai, Boiyen dan Rully Anggi Akbar Dipanggil Ulang 24 Februari 2026

Latar Belakang Jeffrey Epstein

Jeffrey Epstein lahir dan dibesarkan di New York, Amerika Serikat. Sejak muda, ia dikenal memiliki ketertarikan pada bidang akademik, khususnya fisika dan matematika.

Epstein sempat mengenyam pendidikan di universitas dengan fokus pada dua bidang tersebut, meskipun ia tidak pernah menyelesaikan studinya hingga memperoleh gelar.

Karier profesional Epstein bermula di dunia pendidikan. Pada pertengahan 1970-an, ia bekerja sebagai guru matematika dan fisika di Dalton School, salah satu sekolah swasta bergengsi di New York. Dari lingkungan inilah, jalan Epstein menuju sektor keuangan mulai terbuka.

Gaya Hidup Mewah dan Lingkaran Elite Global

Kesuksesan finansial membawa Epstein pada gaya hidup yang sangat mewah. Ia memiliki berbagai properti bernilai fantastis, termasuk rumah besar di Florida, peternakan di New Mexico, hingga sebuah townhouse di Manhattan yang disebut-sebut sebagai rumah pribadi terbesar di New York.

Kekayaan tersebut juga membuka akses Epstein ke lingkaran elite global. Ia dikenal memiliki jaringan pergaulan luas yang mencakup politisi, selebritas, akademisi, hingga tokoh bisnis internasional. Kehadirannya dalam berbagai acara eksklusif membuat namanya kerap dikaitkan dengan figur publik ternama.

Meski begitu, Epstein dikenal cukup tertutup soal kehidupan pribadinya. Ia tidak pernah menikah dan cenderung menjaga lingkaran sosialnya secara selektif. Banyak orang yang mengenalnya menggambarkan Epstein sebagai sosok misterius dan sulit ditebak.

Baca Juga: Viral Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Diisukan Cerai, Ternyata Ini Faktanya

Awal Terbongkarnya Kasus Pelecehan Seksual

Masalah hukum Jeffrey Epstein mulai terungkap ke publik pada 2005. Saat itu, orang tua seorang gadis berusia 14 tahun melaporkan dugaan pelecehan seksual yang terjadi di rumah Epstein di Palm Beach, Florida.

Penyelidikan polisi menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada dugaan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Laporan media kemudian mengungkap bahwa praktik tersebut diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun dan melibatkan banyak korban.

Kesaksian para korban menunjukkan pola kejadian yang serupa, sehingga aparat penegak hukum menilai adanya indikasi kejahatan yang dilakukan secara sistematis.

Penangkapan Kembali dan Kematian di Penjara

Pada Juli 2019, Jeffrey Epstein kembali ditangkap di New York setelah tiba dari Paris menggunakan jet pribadinya. Jaksa federal mendakwanya dengan tuduhan perdagangan seks dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Permohonan jaminan ditolak, dan Epstein ditahan di Pusat Pemasyarakatan Metropolitan New York. Namun, pada Agustus 2019, ia ditemukan meninggal dunia di dalam sel tahanannya. Otoritas menyatakan kematiannya sebagai bunuh diri.

Peristiwa tersebut memicu kontroversi dan berbagai spekulasi, mengingat Epstein meninggal sebelum sempat menjalani persidangan terbuka.

Baca Juga: Imlek 2026 Tahun Kuda Api, Bagaimana Cara Mengetahui Shio dari Tanggal Lahir?

Epstein Files dan Dokumen yang Dibuka ke Publik

Istilah Epstein Files merujuk pada kumpulan dokumen hukum yang berkaitan dengan kasus Jeffrey Epstein. Dokumen ini mencakup buku kontak, catatan penerbangan jet pribadi, korespondensi, serta arsip pengadilan dari berbagai gugatan pidana dan perdata.

Sebagian besar dokumen dibuka ke publik secara bertahap sejak 2019 hingga 2022, dengan sejumlah penyuntingan untuk melindungi privasi korban. Banyak berkas tersebut berasal dari gugatan perdata yang diajukan oleh Virginia Giuffre terhadap Ghislaine Maxwell.

Pembukaan dokumen ini memberikan gambaran lebih luas tentang jaringan pergaulan Epstein, pola kejahatan yang diduga terjadi, serta peran orang-orang di sekelilingnya.

Tags:
kasus Jeffrey EpsteinPelecehan SeksualLatar Belakang Jeffrey EpsteinDepartemen Kehakiman Amerika SerikatEpsteinJeffrey Epstein

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor