Sembahyang Tahun Baru Imlek, Ahmad Tri Hawaari

JAKARTA RAYA

Pemprov DKI Siapkan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Beberapa Titik Wilayah Jakarta

Selasa 03 Feb 2026, 17:11 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan rangkaian kegiatan dan dekorasi khusus menyambut perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa pihaknya bersama pemerintah pusat telah menyepakati sejumlah agenda perayaan yang akan digelar di berbagai titik strategis kota. 

"Termasuk yang di Lapangan Banteng. Kemudian nanti ada Cap Go Meh di Glodok. Kemudian juga ada beberapa kegiatan Barongsai yang ada di Sudirman-Thamrin," ujar Pramono di Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Februari 2026.

Menurut Pramono, nuansa perayaan sudah mulai terasa dengan pemasangan lampion dan ornamen tematik di sejumlah gedung dan kawasan bisnis, terutama di area Sudirman Central Business District (SCBD) dan sekitarnya.

Baca Juga: Pastikan Stok Aman jelang Hari Raya, Pramono Intens Koordinasi dengan Daerah Penghasil Pangan

"Termasuk kemudian kalau dilihat mulai sekarang kan beberapa gedung ada pemasangan lampion dan sebagainya, terutama di SCBD dan sebagainya," ucap dia.

Ia menegaskan, konsep penataan kota saat Imlek akan dibuat lebih berwarna dan meriah, serupa dengan suasana saat perayaan Natal dan Tahun Baru lalu.

"Jadi prinsipnya akan kami buat lebih colorful, meriah, seperti ketika kita menyambut Natal kemarin. Dan itu akan berakhir tanggal 17 Februari," kata Pramono. 

Pramono menyebut, setelah periode perayaan Imlek berakhir pada 17 Februari, konsep penataan visual dan program kota akan langsung disesuaikan untuk menyambut bulan puasa hingga Idulfitri. 

Baca Juga: Mendekati Bulan Suci Ramadan, Polisi Tingkatkan Patroli di Titik Rawan Tawuran dan Pencurian

Nantinya mulai 18 Februari 2026, atmosfer kota akan diubah sedemikian rupa menjadi tema Ramadhan.

"Karena tanggal 18 sudah mulai puasa, suasananya total nanti akan kita ganti dengan menyambut puasa sampai dengan Idul Fitri. Jadi Jakarta saya yakin akan menjadi lebih menarik dan colorful," ungkap Pramono. 

Pramono juga mengatakan pihaknya akan memberikan insentif pajak kepada sejumlah pusat perbelanjaan yang menggelar diskon selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.

"Terutama ketika tanggal 18 sampai dengan Idul Fitri, kami akan memberikan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan kalau mereka memberikan diskon. Supaya belanja di Jakarta juga menjadi lebih murah," ujar dia.

Baca Juga: Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Dibuka Pekan Depan, Tarif Hanya Rp3.500

Pramono berkaca pada pengalaman saat periode Natal dan Tahun Baru, di mana pemberian insentif pajak dan perpanjangan jam operasional pusat perbelanjaan terbukti mendorong lonjakan transaksi. 

"Seperti yang teman-teman ketahui, akhirnya Natal-Tahun Baru itu transaksinya sampai dengan 15,2 triliun rupiah," ucapnya.

"Dan itu rekor yang pernah diperoleh oleh Jakarta karena itu tadi, kami lombakan, kami berikan insentif pajak, dan jamnya juga diperbolehkan sampai jam malam. Dan itulah yang membuat Jakarta begitu menarik ketika Natal dan Tahun Baru kemarin," ujarnya. (cr-4)

Tags:
JakartaPemprov DKIImlek dan Cap Go Mehperayaan Imlek

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor