POSKOTA.CO.ID - PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengungkapkan adanya potensi kenaikan harga kendaraan listrik pada tahun ini.
Hal tersebut dipicu oleh rencana pemerintah yang disebut akan menghentikan pemberian insentif untuk mobil listrik, yang selama ini menjadi salah satu faktor pendorong penjualan.
Meski kebijakan tersebut belum diumumkan secara resmi, Chery menyatakan akan tetap mendukung keputusan pemerintah terkait arah pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Vice Country Director PT Chery Sales Indonesia, Udi Darmawan menyebut bahwa kendaraan listrik masih memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta.
Baca Juga: Heboh Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Digosipkan Cerai, Asli Atau Hoax?
“Kami melihat bahwa mobil listrik tetap memiliki peminat karena ada beberapa keunggulan. Salah satunya di Jakarta karena bebas ganjil genap Jakarta,” ungkap Udi beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kebijakan bebas ganjil genap membuat mobil listrik tetap relevan sebagai sarana mobilitas harian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pusat kota.
“Jadi walaupun nanti insentif pemerintah di hapus dan terjadi kenaikan harga, rasanya tetap akan menjadi pilihan,” ucapnya.
Kenaikan Harga Belum Bisa Dipastikan
Meski menyadari adanya potensi kenaikan harga, Chery belum dapat memastikan besaran penyesuaian harga kendaraan listrik jika insentif resmi dihentikan. Udi juga mengakui bahwa dampak terhadap pasar tetap akan terasa.
“Kenaikan harga mobil listrik sedikit banyak bakal mempengaruhi pasar dan kemungkinan hybrid bakal menjadi pilihan baru,” ujarnya.
Ia menilai kendaraan hybrid bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang masih menginginkan efisiensi bahan bakar, namun dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan mobil listrik murni.
Di tengah dinamika kebijakan dan potensi perlambatan pasar, Chery memastikan komitmennya untuk terus menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu langkah yang disiapkan adalah peluncuran model City Car EV pada 2026.
Model tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar mobil listrik, khususnya di segmen kendaraan kompak dengan harga yang lebih kompetitif.
Baca Juga: Diduga Masalah Utang, Sopir Truk Nekat Gantung Diri di Rest Area Tol Tangerang Merak
Pertumbuhan Mobil Listrik di Indonesia
Dikutip dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penyaluran mobil listrik dari pabrik ke diler sepanjang 2025 masih mencatatkan pertumbuhan signifikan.
Total wholesales mobil listrik pada periode Januari hingga Desember 2025 mencapai 103.915 unit, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 43.188 unit.
Dalam daftar tersebut, Chery J6 masuk sebagai mobil listrik terlaris kelima dengan total distribusi 6.070 unit. Sementara Chery Omoda E5 juga menembus 20 besar dengan catatan wholesales sebanyak 1.404 unit.