RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara. (Sumber: DLH DKI Jakarta)

JAKARTA RAYA

Pengelolaan Sampah di Jakarta, DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Bertahap dan Diawasi Ketat

Minggu 01 Feb 2026, 11:51 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan operasional RDF Plant Rorotan tetap berjalan secara bertahap, terukur, dan terkendali, dengan keselamatan serta kenyamanan warga sekitar sebagai prioritas utama. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanti menyampaikan bahwa hingga saat ini, tidak dilakukan penghentian sementara terhadap operasional fasilitas tersebut.

"Penegasan ini disampaikan untuk memberikan kejelasan informasi kepada masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mengelola fasilitas pengolahan sampah secara bertanggung jawab, transparan, dan berhati-hati," ucap Asep kepada awak media, Minggu, 1 Februari 2026.

Menurut Asep, RDF Plant Rorotan merupakan infrastruktur strategis daerah yang dibangun untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah di Jakarta ke depan. 

Baca Juga: Grayce Tan Siapa dan Lulusan Mana? Geger Terseret Dugaan Perselingkuhan dengan CEO PropertyLimBrothers Melvin Lim

Namun demikian, pelaksanaannya tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan melalui tahapan yang terukur dan diawasi secara ketat agar tetap aman bagi lingkungan dan masyarakat.

“Operasional RDF Plant Rorotan kami jalankan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian. Seluruh proses berada dalam pengawasan ketat agar sistem berfungsi optimal dan tidak menimbulkan dampak bagi warga sekitar,” ujar Asep. 

Lebih lanjut, Asep mengatakan bahwa perhatian utama Pemprov DKI Jakarta adalah warga yang bermukim di sekitar RDF Plant Rorotan. 

"Pemerintah memastikan bahwa setiap potensi dampak yang dirasakan masyarakat menjadi bahan evaluasi langsung di lapangan, dan tidak diabaikan," ucap Asep.

Baca Juga: Sosok Anak dan Suami Friderica Widyasari Dewi Siapa? Ini Profil Keluarga yang Jadi Sorotan Usai Resmi Rangkap Jabatan di OJK

Keluhan warga, dikatakan Asep, termasuk terkait bau dan aktivitas kendaraan, ditindaklanjuti secara cepat melalui penyesuaian teknis operasional.

“Kami tidak menutup mata terhadap keresahan warga. Justru masukan dari masyarakat sekitar menjadi alarm penting bagi kami untuk melakukan perbaikan," ungkap Asep. 

"Operasional RDF Plant Rorotan tidak dijalankan dengan pendekatan memaksakan, tetapi dengan prinsip saling menjaga dan saling menghormati,” sambungnya.

Asep memastikan seluruh sistem pengendalian emisi dan kebauan beroperasi dengan baik. Selain itu, pengangkutan sampah menuju RDF Plant Rorotan hanya menggunakan truk compactor tertutup hasil pengadaan tahun 2024 dan 2025 yang telah memenuhi standar teknis. 

Baca Juga: Ketahuan Jual Obat Terlarang di Pos Keamanan, Satpam di Depok Ditangkap Polisi

"Sehingga potensi bau dan ceceran air lindi dapat diminimalkan sejak dari sumber," katanya. 

Tak hanya itu, pengawasan juga dilakukan secara langsung di lapangan melalui dua pos pantau yang ditempatkan di akses utama dari arah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. 

"Di pos tersebut, petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap kendaraan pengangkut, mulai dari memastikan bak tertutup rapat, penampungan lindi tidak bocor, hingga memastikan tidak adanya tetesan air lindi di jalan," kata dia. 

Ia mengatakan keberlanjutan operasional RDF Plant Rorotan, merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi ketergantungan pada sistem landfill, sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kami memahami adanya perhatian dan masukan dari masyarakat. Karena itu, setiap langkah operasional kami lakukan secara hati-hati, berbasis data, dan mengutamakan perlindungan lingkungan," ujarnya. 

Menurut dia, RDF Plant Rorotan beroperasi untuk kepentingan publik kita tidak mau krisis pengelolaan sampah di Jakarta seperti daerah lain. 

"Kami akan terus membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan warga,” ucap Asep. (cr-4).

Tags:
pengelolaan sampah di Jakartafasilitas pengolahan sampahDLH DKI JakartaRDF Plant Rorotan

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor