Bank Mandiri berkomitmen mendorong penguatan transaksi digital lewat Livin' by Mandiri. (Sumber: Dok. Mandiri)

EKONOMI

Akselerasi Transaksi Digital lewat Livin’ by Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan

Sabtu 31 Jan 2026, 16:01 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bank Mandiri mendorong peningkatan transaksi digital serta perluasan inklusi keuangan nasional. Komitmen ini tercermin dari data 99,2 persen transaksi noncash dilakukan lewat Livin’ by Mandiri, seiring pertumbuhan jumlah pengguna dan volume transaksi.

Didukung aktivitas ekonomi masyarakat, Livin’ by Mandiri semakin memantapkan perannya sebagai solusi finansial digital yang memudahkan langkah maju nasabah, sekaligus menjadi penggerak utama akselerasi digital perbankan Bank Mandiri.

Aplikasi Livin’ telah digunakan lebih dari 36,5 juta pengguna per 30 November 2025, melesat 27,1 persen secara tahunan atau year on year (YoY). Capaian ini membuktikan peran Livin’ sebagai aplikasi perbankan pilihan masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan finansial, mulai dari transaksi harian hingga pengelolaan keuangan yang lebih komprehensif.

Pertumbuhan pengguna itu pun mendorong peningkatan frekuensi transaksi Livin’. Aplikasi andalan bank dengan kode emiten BMRI itu telah melayani 11,36 miliar transaksi hingga November 2025, tumbuh 21,6 persen secara YoY, sedangkan nilai transaksi tercatat tumbuh 6,75 persen YoY menjadi Rp14.195 triliun.

Baca Juga: Tabel Angsuran KUR Mandiri 2026 Terbaru, Pinjaman Mulai Rp10 Juta untuk UMKM dengan Tenor hingga 60 Bulan

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan, pertumbuhan positif itu tidak terlepas dari penguatan layanan digital secara berkelanjutan yang dilakukan pada aplikasi Livin’ by Mandiri. Berbagai penguatan dilakukan, dengan orientasi berfokus pada kemudahan transaksi pengguna dan memaksimalkan sinergi ekosistem yang dimiliki perusahaan.

“Sejalan dengan kebutuhan nasabah akan layanan yang cepat dan praktis, Bank Mandiri menghadirkan Livin’ by Mandiri sebagai solusi digital yang menyederhanakan proses transaksi agar berjalan lebih efisien dan efektif,” kata Riduan dalam keterangannya, Senin, 19 Januari 2026.

Riduan menjelaskan, secara berkelanjutan, Livin’ by Mandiri menyediakan fitur yang menjawab kebutuhan nasabah dan perkembangan teknologi. Salah satu fitur anyar yang kini masif digunakan oleh pengguna ialah QRIS Tap.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna Android melakukan transaksi dengan hanya menempelkan ponsel ber-NFC ke mesin pembayaran EDC atau gate transportasi (Commuter Line, MRT Jakarta, Transjakarta, LRT Jabodebek, dan Damri), tanpa perlu scan QR secara manual. Semenjak diluncurkan pada pertengahan 2025, fitur pembayaran contactless itu telah masif diadopsi nasabah dengan kemudahan yang ditawarkan.

Baca Juga: Modal Usaha Rp50 Juta di KUR Mandiri 2026, Segini Cicilan Hariannya

Selain mendorong kemudahan transaksi domestik, Livin’ by Mandiri juga memperluas kapabilitasnya untuk mendukung kebutuhan transaksi lintas negara, satu di antaranya lewat layanan pembayaran QR Cross Border, termasuk QR Cross Border Jepang untuk bertransaksi QRIS di negeri Sakura semudah bertransaksi di Indonesia.

Antusiasme nasabah juga tercermin pada pemanfaatan fitur Tabungan Multi Currency. Produk ini memungkinkan nasabah memiliki satu Mandiri Tabungan Multi Currency dengan satu rekening utama (Main Account) dan beberapa rekening sub (Sub Account) dalam berbagai mata uang asing, sehingga memberikan fleksibilitas lebih dalam pengelolaan mata uang asing.

Teranyar, aplikasi Livin’ memungkinkan pengguna untuk memiliki Tabungan Multi Currency dengan mata uang Korean Won (KRW). Nasabah yang memiliki tabungan ini dapat menghubungkan Tabungan Multicurrency KRW-nya ke kartu Mandiri Debit Visa dan menikmati transaksi bebas konversi kurs di Korea Selatan.

Tidak hanya pada layanan transaksi, Livin’ by Mandiri juga mencatat peningkatan minat pada fitur investasi. Salah satunya adalah fitur Investasi Surat Berharga Negara (SBN) Sekunder yang diluncurkan pada September 2025. Fitur ini memungkinkan nasabah berinvestasi SBN di pasar sekunder dengan nilai investasi mulai dari Rp1 juta.

Dengan fitur tersebut, nasabah dapat bertransaksi SBN Sekunder kapan saja dan di mana saja, membandingkan seri yang tersedia, hingga mengakses data historis harga maupun imbal hasil. Transparansi dan fleksibilitas ini membuat investor merasa lebih nyaman, terutama mereka yang mengutamakan instrumen dengan risiko relatif rendah, namun tetap berpotensi memberikan keuntungan menarik.

Berbagai fitur anyar itu memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk menyediakan layanan yang mendukung penguatan ekonomi berbasis transaksi digital. Riduan menegaskan, sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri akan tetap mengarahkan pengembangan Livin’ pada penguatan akses dan utilitas bagi masyarakat.

Baca Juga: Jaga Momentum Ekonomi Awal Tahun, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong akselerasi digital melalui pengembangan fitur yang dirancang agar manfaat dan nilai tambahnya dapat dirasakan secara nyata oleh nasabah,” tuturnya.

Tags:
transaksi digitalBMRILivin' by MandiriBank Mandiri

Tim Poskota

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor