POSKOTA.CO.ID - Dengan bunga ringan dan tenor panjang, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) dinilai masih menjadi salah satu sumber pembiayaan paling realistis bagi pelaku usaha.
Pada 2026, BRI tetap membuka akses pembiayaan KUR dengan plafon mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta bagi yang ingin menambah modal tanpa terbebani cicilan tinggi.
Skema cicilan sendiri dibuat fleksibel, dengan pilihan tenor hingga lima tahun atau 60 bulan.
Hal ini memberikan ruang napas bagi UMKM untuk menyesuaikan kemampuan bayar dengan arus kas usaha.
Berikut penjelasan lengkap mulai dari cara pengajuan, syarat, hingga tabel angsuran KUR BRI 2026 yang bisa menjadi gambaran sebelum mengajukan pinjaman.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026
Agar pengajuan KUR BRI dapat diproses, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi.
Persyaratan ini bertujuan memastikan kelayakan usaha dan kemampuan bayar pemohon. Berikut syarat pengajuan KUR BRI 2026.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Usia minimal 17 tahun atau 21 tahun untuk KUR Mikro
- Akta nikah bagi pemohon yang sudah menikah
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman tertentu
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW
- Usaha telah berjalan minimal enam bulan
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Plafon Rp10–50 Juta
Sebagai gambaran awal, berikut estimasi cicilan KUR BRI 2026 berdasarkan plafon pinjaman dan tenor hingga 60 bulan.
Pinjaman Rp10 Juta
12 bulan: Rp883.333
18 bulan: Rp605.556
24 bulan: Rp466.667
36 bulan: Rp327.778
48 bulan: Rp258.333
60 bulan: Rp216.667
Pinjaman Rp20 Juta
12 bulan: Rp1.766.667
18 bulan: Rp1.211.111
24 bulan: Rp933.333
36 bulan: Rp655.556
48 bulan: Rp516.667
60 bulan: Rp433.333
Pinjaman Rp30 Juta
12 bulan: Rp2.650.000
18 bulan: Rp1.816.667
24 bulan: Rp1.400.000
36 bulan: Rp983.333
48 bulan: Rp775.000
60 bulan: Rp650.000
Pinjaman Rp40 Juta
12 bulan: Rp3.533.333
18 bulan: Rp2.422.222
24 bulan: Rp1.866.667
36 bulan: Rp1.311.111
48 bulan: Rp1.033.333
60 bulan: Rp866.667
Pinjaman Rp50 Juta
12 bulan: Rp4.416.667
18 bulan: Rp3.027.778
24 bulan: Rp2.333.333
36 bulan: Rp1.638.889
48 bulan: Rp1.291.667
60 bulan: Rp1.083.333
Baca Juga: Viral Sosok Ayah Bigmo Jannah Terjerat Kasus Korupsi: Siapa Muhammad Nasihan dan Apa Pekerjaannya?
Cara Pengajuan KUR BRI 2026
Pengajuan KUR BRI pada 2026 dapat dilakukan melalui dua jalur, yakni secara langsung di kantor cabang atau secara online melalui laman resmi BRI.
Kedua metode ini disiapkan untuk memudahkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengakses pembiayaan.
1. Pengajuan KUR BRI Secara Langsung
Pelaku UMKM dapat mengajukan KUR dengan mendatangi unit kerja BRI terdekat. Pemohon cukup membawa seluruh dokumen persyaratan yang telah ditetapkan dan menyerahkannya kepada petugas bank untuk dilakukan verifikasi awal.
Cara ini cocok bagi pelaku usaha yang ingin berkonsultasi langsung terkait plafon pinjaman dan skema cicilan.
2. Pengajuan KUR BRI Secara Online
Selain datang langsung ke kantor cabang, BRI juga menyediakan fasilitas pengajuan KUR secara daring.
Layanan ini dinilai lebih praktis karena dapat diakses dari rumah tanpa perlu mengantre di bank. Adapun tahapan pengajuan KUR BRI 2026 secara online adalah sebagai berikut.
- Mengakses laman resmi KUR BRI di https://kur.bri.co.id
- Login menggunakan alamat email dan kata sandi akun yang telah terdaftar
- Memilih menu “Ajukan Pinjaman KUR”
- Membaca syarat dan ketentuan, lalu mencentang opsi “Saya adalah nasabah BRI”
- Mengklik tombol “Setuju dan Ajukan Pinjaman”
- Melakukan verifikasi dengan memilih “I’m not a Robot”, kemudian mengisi data diri secara lengkap
- Mengisi data usaha sesuai kondisi sebenarnya
- Mengunggah dokumen yang diminta, seperti KTP, keterangan usaha, pas foto, dan foto tempat usaha
- Mengklik tombol “Selanjutnya”
- Menggunakan fitur “Hitung Angsuran” untuk mengetahui estimasi cicilan pinjaman
- Mengklik “Ajukan Pinjaman” dan menunggu informasi awal terkait status pengajuan
3. Tahap Survei dan Verifikasi
Jika pengajuan dinyatakan lolos pada tahap awal, pemohon akan menjalani survei usaha secara fisik oleh petugas BRI.
Survei ini bertujuan untuk memastikan kelayakan usaha sebelum pinjaman disetujui dan dicairkan.
Dengan memahami alur pengajuan tersebut, pelaku UMKM dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang sebelum mengajukan KUR BRI 2026.