Kondisi banjir yang masih merendam bangunan SDN 1 Koper, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. (Sumber: Dindikbud Kabupaten Serang)

Daerah

22 Sekolah di Kabupaten Serang Terendam Banjir selama 2 Minggu, KBM Terpaksa Daring

Kamis 29 Jan 2026, 17:49 WIB

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang mencatat sebanyak 22 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Serang terendam banjir. Bahkan SDN 1 Koper, Desa Koper, Kecamatan Cikande terendam banjir selama dua minggu.

Menurut Kabid Pembinaan SDN, Abidin Nasyar meskipun banyak sekolah yang terendam banjir pihaknya tetap memberikan hak kepada anak-anak untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Namun proses KBM tersebut tidak dilakukan di sekolah seperti biasa, melainkan di rumah rumah warga yang tidak terdampak banjir atau melalui daring.

"Jadi pembelajaran tetap kita berikan, meskipun sistem daring atau rumah warga," kata Abidin pada Kamis, 29 Januari 2026.

Abidin menuturkan, berdasarkan laporan yang diterimanya ada sebanyak 22 sekolah yang terdampak banjir.

Baca Juga: Jasmine Wiljono Siapa? Ini Sosok yang Viral Disebut Sebagai Pemilik Whip Pink

Namun yang paling parah adalah SDN 1 Koper di Kecamatan Cikande sudah dua Minggu terendam banjir.

"Posisi sekolahnya berada di pinggir Sungai Cidurian, sehingga ketika intensitas curah hujan tinggi luapan Sungai Cidurian merendam sekolah. Nah ini, insyallah setelah pascabanjir kita lihat sekolah ada retakan atau tidak," ujarnya.

Selain itu SDN Songgom Jaya juga selama satu Minggu terendam banjir, diduga karena posisi sekolah berada di area persawahan yang dekat dengan Sungai Cidurian. 

Melihat kondisi tersebut, Abidin pun mengaku akan coba mengkaji apakah perlu direlokasi atau tidak. Karena memang di sekolah tersebut muridnya lumayan banyak lebih 200 murid.

Baca Juga: Sosok Arxyad Sam Albanjari Siapa? Namanya Ikut Terseret Isu Whip Pink Usai Kematian Lula Lahfah

Kemudian Abidin juga mengaku saat ini dirinya tengah mengidentifikasi sekolah sekolah yang rusak akibat bencana. Katanya jika ada yang rusak maka akan diajukan melalui dana tak terduga.

"Sudah kita data dan sekarang sedang menunggu air surut, nanti kami periksa," tuturnya.

Sementara itu berdasarkan data yang dirilis oleh Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, bencana hidrometeorologi melanda 27 kecamatan. 

Dari jumlah tersebut sebanyak 23 kecamatan yang tersebar di 59 Desa terendam banjir. Sembilan Kecamatan dilanda angin kencang dan delapan kecamatan dilanda longsor atau pergerakan tanah.

Penduduk terdampak sebanyak 11.528 KK atau 38. 345 jiwa. Lalu, untuk rumah yang terendam banjir ada sebanyak 9.724 rumah, 64 rumah terdampak longsor dan 35 rumah terdampak angin.

Tags:
22 SD terendam banjirkegiatan belajar mengajarCikandeKabupaten Serangbanjir

Rahmat Haryono

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor