POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Pada bulan inilah Allah SWT mewajibkan kaum Muslimin untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh, menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Ramadan juga dikenal sebagai bulan penuh keberkahan, ampunan, dan pelipatgandaan pahala.
Selain ibadah wajib berupa puasa, terdapat berbagai amalan sunnah di bulan Ramadan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Meski tidak membatalkan puasa jika ditinggalkan, amalan-amalan ini memiliki nilai spiritual tinggi dan menjadi penyempurna ibadah puasa seorang Muslim.
Para ulama sepakat bahwa memperbanyak amalan sunnah selama Ramadan menjadi salah satu bentuk ketakwaan sekaligus ikhtiar meraih keutamaan malam Lailatul Qadar serta ampunan Allah SWT.
Baca Juga: Kapan Jadwal Libur Awal Puasa Ramadhan 2026 Anak Sekolah? Cek Informasinya
Keutamaan Menyegerakan Berbuka Puasa
Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan saat Ramadan adalah menyegerakan berbuka puasa ketika waktu magrib telah tiba. Rasulullah SAW mencontohkan untuk tidak menunda berbuka setelah terdengar azan.
Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW bersabda:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Sahl bin Sa‘ad)
Hadits ini menjadi dasar kuat bahwa menyegerakan berbuka bukan sekadar kebiasaan, melainkan bentuk ketaatan kepada sunnah Nabi Muhammad SAW. Praktik ini juga mencerminkan sikap tidak berlebih-lebihan dalam ibadah serta menjaga kesehatan tubuh setelah seharian berpuasa.
Secara kesehatan, menyegerakan berbuka dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih juga dianjurkan karena membantu menstabilkan gula darah setelah berpuasa seharian.
Mengakhirkan Sahur, Sumber Keberkahan Puasa
Selain berbuka, sahur merupakan amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam ibadah puasa Ramadan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengakhirkan waktu sahur hingga mendekati azan subuh, selama masih berada dalam batas waktu yang diperbolehkan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik)
Keberkahan sahur tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga fisik. Sahur membantu menjaga stamina tubuh, meningkatkan konsentrasi saat beraktivitas, serta memperkuat niat dalam menjalankan puasa Ramadan dengan penuh kesadaran.
Dalam perspektif fiqih, sahur juga menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan puasa umat terdahulu.
Memperbanyak Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadan
Ramadan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an, karena pada bulan inilah kitab suci Al-Qur’an pertama kali diturunkan. Oleh karena itu, memperbanyak membaca, mentadabburi, dan mengamalkan isi Al-Qur’an menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.”
(HR. At-Tirmidzi dari Ibnu Mas‘ud)
Hadits ini menunjukkan bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca memiliki nilai pahala yang besar, terlebih jika dilakukan pada bulan Ramadan. Banyak ulama menganjurkan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an setidaknya satu kali selama bulan suci ini.
Baca Juga: Malam Nisfu Syaban 2026 Hari Apa? Simak Waktu Pelaksanaan dan Penjelasannya
Amalan Sunnah Lain yang Dianjurkan Selama Ramadan
Selain tiga amalan utama tersebut, terdapat berbagai amalan sunnah lain yang sangat dianjurkan selama bulan puasa, di antaranya:
- Memperbanyak sedekah dan infak, terutama kepada fakir miskin dan anak yatim
- Menjaga lisan dan perbuatan dari dosa, seperti ghibah dan fitnah
- Melaksanakan salat tarawih dan witir secara konsisten
- Memperbanyak doa, terutama saat berbuka puasa
- I’tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadan untuk mencari Lailatul Qadar
Dengan menghidupkan amalan-amalan sunnah ini, seorang Muslim diharapkan tidak hanya memperoleh pahala puasa, tetapi juga meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah. Dengan menjalankan amalan sunnah seperti menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur, dan memperbanyak membaca Al-Qur’an, umat Islam dapat meraih keberkahan dan pahala yang berlipat ganda.
Sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, amalan-amalan kecil yang dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah dapat bernilai besar di sisi Allah SWT.