Petugas keamanan memeriksa bangunan yang hancur akibat angin puting beliung di Sekolah Dasar Islam (SDI) Baburidho, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa, 27 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA RAYA

Pemkot Jakut Pastikan Penanganan dan Pendataan Warga Cilincing yang Terdampak Angin Kencang

Selasa 27 Jan 2026, 17:22 WIB

CILINCING, POSKOTA.CO.ID - Bencana alam angin kencang melanda wilayah Kelurahan Kalibaru pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 02.45 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas umum, terutama pada bagian atap asbes yang terlepas.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara di lapangan, angin kencang juga menimbulkan kerusakan pada beberapa fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

Ketua RW 07 Kalibaru, Caharudin menyampaikan bahwa dampak angin kencang di wilayahnya tersebar di 7 RT, yakni RT 003, RT 005, RT 008, RT 009, RT 012, RT 013, dan RT 015. Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat sebanyak 61 rumah warga yang terdampak.

"Kemudian fasilitas pendidikan terdampak ada dua sekolah dan dua fasilitas ibadah," kata Caharudin kepada wartawan, Selasa, 27 Januari 2026.

Baca Juga: Rumah Lansia di Cilincing Porak Poranda Diterpa Angin Kencang, Kelurahan Upayakan Renovasi

Sementara itu, Lurah Kalibaru, Sukarmin menyampaikan kerusakan juga terjadi di RW 06, RW 08, dan RW 12, dengan wilayah terdampak terbanyak berada di RW 07.

“Bukan hanya di RW 07 saja, di RW 06 juga ada 12 unit rumah yang terdampak kemudian RW 08, dan RW 12 ada empat unit," katanya.

Ia menambahkan, saat ini penanganan awal sudah dilakukan dengan melibatkan petugas terkait, untuk membantu warga membersihkan material yang berserakan akibat angin kencang dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Untuk penanganan awal, PPSU turun langsung membantu pembersihan puing-puing di rumah warga, sambil melakukan pendataan,” kata Sukarmin.

Baca Juga: Pemkot Jakut Siapkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang

Sukarmin memastikan, hingga saat ini rumah warga yang terdampak masih dapat digunakan meskipun warga tetap diminta waspada apabila terjadi hujan susulan.

“Sementara ini rumah warga masih bisa dimanfaatkan," ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada warga yang mengungsi dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Belum ada yang mengungsi, dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Baca Juga: Penjual Es Kue asal Bogor Dipaksa Akui Jual Makanan Berbahan Gabus, Kini Kapok Berjualan

Terkait perbaikan, sebagian besar kerusakan berupa atap asbes yang terlepas, sehingga warga terdampak banyak membutuhkan bantuan material.

“BPBD sudah turun ke wilayah untuk melakukan pendataan. Hingga saat ini, pendataan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan kemungkinan adanya tambahan kerusakan di wilayah Kelurahan Kalibaru," ujarnya. (pan)

Tags:
fasilitas umumkerusakan rumah wargaangin kencangCilincingPemkot Jakarta UtaraJakarta Utara

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor