BANDUNG, POSKOTA.CO.ID - Bencana longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dipastikan tidak mengganggu pasokan listrik.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi, Aryta Wulandari memastikan, pasokan listrik di wilayah Cisarua masih tergolong cukup.
"Pasokan listrik yang digunakan untuk pengungsi dan dapur umum relatif aman. Wilayah Cisarua pasokan tetap stabil dan aman," kata Aryta di lokasi, Selasa, 27 Januari 2026.
Penyediaan Listrik Cadangan
Untuk mengantisipasi lonjakan pemakaian listrik di lokasi pengungsian, PLN juga mengerahkan genset berkekuatan 7.700 volt-ampere (VA).
Baca Juga: PLN Imbau Warga Matikan MCB jika Air Masuk Rumah untuk Cegah Risiko Kelistrikan Saat Banjir
Genset tersebut disiapkan sebagai cadangan guna memastikan kebutuhan listrik tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
"Kami lakukan perkuatan pasokan dengan genset 7.700 VA sebagai cadangan, sementara suplai utama tetap dari jaringan PLN," ucapnya.
Menurutnya, pasokan listrik juga sangat dibutuhkan dapur umum milik Dinas Sosial (Dinsos), terutama penerangan dan peralatan khusus, seperti freezer penyimpan daging mentah.
"Semua kami pastikan berjalan lancar," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Manager Jaringan PLN UP3 Cimahi, Firman Herdani menyebutkan, pihaknya mendata aset kelistrikan yang terdampak bencana.
"Hasil pengecekan, memang ada satu tiang listrik tegangan rendah yang terdampak di sekitar titik longsor. Namun, dampaknya tergolong minor dan tidak memengaruhi pasokan listrik ke wilayah Cisarua secara keseluruhan," ujar dia.
Jaringan tegangan menengah serta gardu distribusi dipastikan dalam kondisi aman, karena posisinya berada di luar area terdampak longsor.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan komitmen PLN untuk selalu hadir cepat di tengah kondisi darurat, termasuk saat terjadi bencana alam.
"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami. PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar penanganan bencana, pengungsian, dan layanan publik bisa berjalan dengan baik," tegas Sugeng.
Ia juga memastikan PLN UID Jawa Barat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait lainnya demi memastikan seluruh kebutuhan kelistrikan di wilayah terdampak dapat terpenuhi.