Malam Nisfu Syaban 2026 jatuh pada Senin, 2 Februari 2026 setelah Magrib. (Sumber: Pexels/Ahmar Shakir)

KHAZANAH

Malam Nisfu Syaban 2026 Hari Apa? Simak Waktu Pelaksanaan dan Penjelasannya

Senin 26 Jan 2026, 11:47 WIB

POSKOTACOID - Hari apa pelaksanaan malam Nisfu Syaban 2026 ramai ditanyakan umat Islam menjelang puasa Ramadhan 1447 H.

Nisfu Syaban menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2026. Sebab, ada banyak keutamaan pada malam tersebut.

Bagi umat Islam yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menyambut Nisfu Syaban, simak sejumlah informasi berikut ini.

Baca Juga: Jasmine Wiljono Siapa? Ini Sosok yang Viral Disebut Sebagai Pemilik Whip Pink

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Nisfu Syaban berarti malam yang jatuh pada pertengahan bulan Syaban atau setiap tanggal ke-15 Syaban.

Berdasarkan penjelasan Kementerian Agama (Kemenag), Nisfu Syaban merupakan hari ke-15 dalam bulan Syaban yang dijadikan momentum bagi umat Islam untuk introspeksi dan persiapan diri dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Pada malam ini, Allah SWT memberikan rahmat berupa ampunan bagi hambanya. Oleh karena itu, dianjurkan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah pada malam ini.

Baca Juga: Jadwal Puasa Nisfu Syaban 2026 Kapan? Simak Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaanya

Malam Nisfu Syaban 2026 Hari Apa?

Merangkum informasi dari website resmi Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, awal bulan Syaban atau 1 Syaban 2026 jatuh pada 20 Januari 2026.

Dalam kalender Hijriah yang diterbitkan Kemenag juga tertera bahwa 1 Syaban 1447 H bertepatan dengan tanggal 20 Januari 2026.

Selain itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) melalui LFPBNU dalam Pengumuman Nomor 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 juga mengumumkan bahwa awal Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Terbit, Download Link Versi Resmi Kemenag di Sini

Jika begitu, maka tanggal ke-15 Syaban atau Nisfu Syaban 1447 H akan jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.

Namun, dikarenakan kalender Hijriah menghitung hari sejak memasuki waktu Magrib, maka malam Nisfu Syaban dimulai pada Senin malam, 2 Februari 2026.

Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban

Merujuk dari laman MUI Digital, pada malam Nisfu Syaban, sebagian besar umat Islam di Indonesia biasanya akan membaca surah Yasin sebanyak tiga kali yang diselingi dengan bacaan doa.

Adapun, bacaan doanya adalah sebagai berikut.

اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ

Arab Latin: Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu 'alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in'âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma'manal khâ'ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî 'indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî 'indaka sa'îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal 'alâ lisâni nabiyyikal mursal, "yamhullâhu mâ yasyâ'u wa yutsbitu, wa 'indahû ummul kitâb" wa shallallâhu 'alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil 'alamîn.

Baca Juga: Gus Anas Hidayatulloh Anak Siapa dan Lulusan Mana? Ini Latar Belakang Suami Ning Umi Laila yang Jadi Perbincangan

Artinya: Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, 'Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.' Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad saw dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.

Perlu dicatat bahwa bacaan doa di atas bukanlah bersumber langsung dari Nabi Muhammad SAW.

Syaikh Athiyah Shaqr menjelaskan bahwa ada ulama yang berpendapat jika doa tersebut merupakan riwayat Umar bin Khattab dan Abdullah bin Mas'ud.

Tags:
puasa Ramadhan 1447 HNisfu Syaban malam Nisfu Syaban 2026malam Nisfu Syaban

Kamila Sayara Avicena

Reporter

Kamila Sayara Avicena

Editor