TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Tangis keluarga pecah saat prosesi pemakaman Kapten Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 di TPU Ranca Sadang, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu, 25 Januari 2026.
Diketahui, Andy Dahananti merupakan salah satu dari sepuluh korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.
Sebelumnya pesawat ini mengalami kecelakaan di Gunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Baca Juga: Jogging Track Setu Muara Tujuh Dibongkar, Wali Kota Depok: Bangunan Tak Berizin
Jenazah Andy Dahananto tiba di rumah duka Perum PWS Blok AI 36 No 27, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang hari ini, sekira pukul 10.45 WIB.
Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman kedinasan yang dilakukan petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kesedihan kian terasa saat peti jenazah diturunkan ke liang lahat.
Istri, anak dan kerabat tampak terus berderai air mata. Salah satu putra Andy Dahananto terlihat terus mengusap wajah yang basah dengan air mata.
Adik ipar Capt Andy Dahananto, Agus Mahardiyanto mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan kepada keluarga almarhum.
Baca Juga: Pengamat Tata Kota Sebut Drainase Buruk Percepat Kerusakan Jalan di Jakarta
"Saya mewakili keluarga mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Kami memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja ataupun tidak," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport sempat hilang kontak di wilayah Sulawesi Selatan pada 17 Januari 2026.
