Suasana pemakaman Capt Andy Dahananto di TPU Ranca Sadang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu, 25 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)

JAKARTA RAYA

Tangis Keluarga Pecah Saat Pemakaman Kapten Andy Dahananto di TPU Ranca Sadang

Minggu 25 Jan 2026, 19:06 WIB

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Tangis keluarga pecah saat prosesi pemakaman Kapten Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 di TPU Ranca Sadang, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu, 25 Januari 2026.

Diketahui, Andy Dahananti merupakan salah satu dari sepuluh korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.

Sebelumnya pesawat ini mengalami kecelakaan di Gunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Baca Juga: Jogging Track Setu Muara Tujuh Dibongkar, Wali Kota Depok: Bangunan Tak Berizin

Jenazah Andy Dahananto tiba di rumah duka Perum PWS Blok AI 36 No 27, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang hari ini, sekira pukul 10.45 WIB.

Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman kedinasan yang dilakukan petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kesedihan kian terasa saat peti jenazah diturunkan ke liang lahat.

Istri, anak dan kerabat tampak terus berderai air mata. Salah satu putra Andy Dahananto terlihat terus mengusap wajah yang basah dengan air mata.

Adik ipar Capt Andy Dahananto, Agus Mahardiyanto mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan kepada keluarga almarhum.

Baca Juga: Pengamat Tata Kota Sebut Drainase Buruk Percepat Kerusakan Jalan di Jakarta

"Saya mewakili keluarga mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Kami memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja ataupun tidak," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport sempat hilang kontak di wilayah Sulawesi Selatan pada 17 Januari 2026.

Tim SAR beserta pihak-pihak termasuk TNI dan Polri melakukan penyisiran untuk menemukan badan pesawat yang akhirnya ditemukan di wilayah Gunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Banyak Jalan Berlubang Usai Hujan, DPRD DKI Dorong Perbaikan Cepat dan Permanen

Terdapat 10 korban dalam insiden pesawat jatuh ini, termasuk salah satunya sang pilot, Andy Dahananto. Seluruh korban telah berhasil ditemukan pada 23 Januari 2026 dan satu persatu dipulangkan kepada pihak keluarga. (ver)

Tags:
kecelakaan pesawatpilot ATR 42 500Andy DahanantopemakamanTangerangTPU Ranca Sadang

Veronica Prasetio

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor