POSKOTA.CO.ID - Akses modal yang terstruktur menjadi kunci utama keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) contohnya dengan menggunakan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Memasuki tahun 2026, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI kembali diminati karena menawarkan pembiayaan bersubsidi dengan bunga rendah serta tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Salah satu skema favorit pelaku usaha adalah pinjaman KUR BRI sebesar Rp150 juta. Plafon ini dinilai cukup ideal untuk mendorong ekspansi bisnis, baik dalam penambahan modal kerja maupun investasi, tanpa membebani arus kas secara berlebihan.
Melalui tabel KUR BRI 2026 pinjaman Rp150 juta, pelaku UMKM dapat menghitung estimasi cicilan bulanan secara lebih akurat. Perencanaan ini penting agar pengajuan kredit tidak hanya fokus pada pencairan dana, tetapi juga pada kemampuan usaha dalam menjaga stabilitas keuangan selama masa angsuran.
Baca Juga: Beda Podgeter dan Vape Apa? Viral Disorot Warganet usai Terungkap Mengandung Zat Berbahaya
KUR BRI 2026 sebagai Solusi Pembiayaan UMKM

Dilansir dari laman bank BRI pada Minggu, 25 Januari 2026. Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 merupakan program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang ditujukan untuk memperkuat sektor UMKM.
Program ini memungkinkan pelaku usaha memperoleh modal kerja maupun pembiayaan investasi dengan bunga lebih rendah dibandingkan kredit komersial.
Selain bunga ringan, KUR BRI juga dikenal dengan proses pengajuan yang relatif mudah, persyaratan sederhana, serta pilihan tenor yang fleksibel.
Skema ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui sektor produktif.
Baca Juga: Jasmine Wiljono Siapa? Ini Sosok yang Viral Disebut Sebagai Pemilik Whip Pink
Jenis dan Skema KUR BRI Tahun 2026
Mengacu pada informasi dari laman Kompas, BRI menyediakan beberapa jenis KUR pada 2026, di antaranya:
- KUR Super Mikro untuk pelaku usaha pemula
- KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta
- KUR Kecil dengan plafon Rp100 juta sampai Rp500 juta
Pinjaman Rp150 juta termasuk dalam kategori KUR Kecil. Skema ini ditujukan bagi pelaku usaha yang telah berkembang dan membutuhkan tambahan modal untuk memperluas kapasitas produksi, menambah stok, atau melakukan investasi jangka menengah.
Suku Bunga KUR BRI 2026 Tetap Terjangkau
Pada 2026, suku bunga KUR BRI ditetapkan sebesar 6 persen per tahun efektif. Kebijakan ini bertujuan menjaga keterjangkauan biaya kredit agar UMKM tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi.
Dengan suku bunga yang stabil, pelaku usaha dapat menyusun perencanaan keuangan secara lebih pasti sejak awal masa kredit, termasuk memperhitungkan kewajiban angsuran bulanan dan strategi pengembangan usaha.
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp150 Juta
Memahami simulasi cicilan menjadi langkah penting sebelum mengajukan pembiayaan. KUR BRI Rp150 juta tersedia dengan pilihan tenor 12 hingga 60 bulan. Semakin panjang tenor, cicilan bulanan akan semakin ringan, namun total bunga yang dibayarkan menjadi lebih besar.
Berikut estimasi angsuran KUR BRI 2026 pinjaman Rp150 juta dengan bunga 6 persen per tahun:
- Tenor Pinjaman 12 bulan, Estimasi Angsuran per Bulan Rp13.250.000
- Tenor Pinjaman 18 bulan, Estimasi Angsuran per Bulan Rp9.083.333
- Tenor Pinjaman 24 bulan, Estimasi Angsuran per Bulan Rp7.000.000
- Tenor Pinjaman 36 bulan, Estimasi Angsuran per Bulan Rp4.916.667
- Tenor Pinjaman 48 bulan, Estimasi Angsuran per Bulan Rp3.875.000
- Tenor Pinjaman 60 bulan, Estimasi Angsuran per Bulan Rp3.250.000
Simulasi ini dapat dijadikan acuan awal untuk menyesuaikan cicilan dengan kemampuan keuangan usaha.
Tips Menentukan Tenor Pinjaman yang Ideal
Pemilihan tenor sebaiknya disesuaikan dengan kondisi arus kas usaha. Idealnya, besaran cicilan tidak melebihi 30–40 persen dari laba bersih bulanan agar operasional bisnis tetap berjalan lancar.
Tenor panjang dapat menjadi opsi jika pendapatan usaha belum stabil, meski konsekuensinya total bunga yang dibayarkan lebih besar.
Prinsip utamanya adalah menjaga kelancaran pembayaran agar kredit benar-benar menjadi penggerak pertumbuhan usaha.
Syarat dan Cara Pengajuan KUR BRI 2026
Untuk mengajukan KUR BRI 2026, pelaku usaha perlu memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga keuangan lain
- Memiliki identitas diri dan legalitas usaha
- Khusus pinjaman di atas Rp50 juta wajib memiliki NPWP
Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan dengan mendatangi kantor cabang BRI terdekat atau secara online melalui aplikasi BRImo.
Setelah pendaftaran, bank akan melakukan verifikasi data, survei usaha, serta analisis kelayakan sebelum pencairan dana.
Manfaat Pinjaman Rp150 Juta untuk Pengembangan Bisnis
Pinjaman KUR BRI Rp150 juta dapat memberikan dampak signifikan jika digunakan secara produktif, seperti menambah stok barang, membeli mesin produksi, membuka cabang baru, hingga memperkuat pemasaran digital.
Namun, tanpa perencanaan yang matang, pembiayaan juga berpotensi menjadi beban keuangan.
Oleh karena itu, rencana bisnis yang jelas dan pengelolaan dana yang disiplin menjadi kunci agar KUR BRI 2026 benar-benar mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Dengan memahami tabel angsuran dan mekanisme KUR BRI 2026 pinjaman Rp150 juta, pelaku UMKM dapat mengambil keputusan pembiayaan secara lebih rasional, terukur, dan sesuai dengan kapasitas usaha.
Demikian informasi mengenai simulasi cicilan atau tenor KUR BRI di 2026, semoga bermafaat.