Kondisi jalan penghubung antar desa di Lebak, yang ambles akibat curah hujan tinggi. (Sumber: Istimewa)

Daerah

Jalan Penghubung Antar Desa di Lebak Ambrol Akibat Hujan Deras

Minggu 25 Jan 2026, 16:39 WIB

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak, Banten menyebabkan jalan penghubung antar Desa di Kecamatan Cimaraga ambrol pada Jumat, 23 Januari 2026.

Salah satu warga, Nome mengungkapkan kondisi ini membuat jalan tidak bisa dilewati oleh warga sehingga akses menuju sejumlah wilayah di desa menjadi lumpuh.

"Longsor itu dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang terjadi pada Hari Jumat lalu. Akibatnya, akses utama masyarakat untuk menuju sejumlah wilayah di desanya lumpuh total," ungkap Nome, Minggu, 25 Januari 2026.

Nome mengatakan, hampir seluruh badan jalan di desanya ambrol bahkan nyaris putus total.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Empat Jenazah Bencana Longsor di Bandung Barat, 80 Orang Masih dalam Pencarian

Kini yang tersisa hanya jalan setapak sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melintas di jalan penghubung Desa tersebut.

Ia menyebut di lokasi ambrolnya jalan, terdapat gorong-gorong, sehingga seiring berjalannya waktu air menggerus struktur jalan.

"Itu memang ada gorong-gorong, jadi saat curah hujan tinggi membuat air langsung menggerus struktur jalan," katanya.

Sebagai informasi, titik lokasi longsor tersebut berada di wilayah perbatasan antara Desa Tambak dan Desa Sangiangjaya.

Baca Juga: Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang Jemput Bola Serap Gabah Petani Saat Musim Panen

Meski secara administratif masuk Desa Sangiangjaya, namun jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah desa menuju Kecamatan Muncang dan Sabagi.

"Akibat kondisi jalan saat ini, warga atau pengendara terpaksa memutar melalui jalur alternatif yang jaraknya jauh dan memakan waktu lebih lama," ujarnya.

Lebih lanjut, ketika kejadian berlangsung, beruntung tidak ada pengendara yang sedang melintas di lokasi kejadian.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian situasi lalulintas sedang sepi," tuturnya.

Baca Juga: Hari Ketiga Pencarian Longsor Pasirlangu, 9 Korban Ditemukan Tewas dan 81 Orang Masih Dicari

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh mengatakan pihaknya telah meninjau langsung lokasi dan segera menyiapkan langkah penanganan.

"Yang jebol itu turapnya, sementara badan jalan bagian atas masih utuh. Di lokasi tersebut bukan sungai, melainkan saluran mirip irigasi," ujar Hamdan. 

"Untuk penanganan, kami rencanakan pembangunan turap kembali," katanya.

Ia menjelaskan, jalan ambles memiliki kedalaman sekitar lima meter dengan panjang mencapai 10 meter sehingga tidak memungkinkan dilakukan penanganan darurat berupa penyeberangan sementara.

"Bentangnya cukup panjang, lebih dari 10 meter, jadi memang sulit untuk dibuat akses sementara," ungkap dia.

"Namun, perbaikan akan segera dilakukan setelah perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) rampung dan pendanaan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) diumumkan," ujarnya. (fat)

Tags:
curah hujan tinggi hujan derasjalan ambrolBantenCimaragaLebakjalan penghubung desajalan penghubung

Samsul Fatoni

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor