Sejumlah kendaraan melintasi genagan banjir di Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 22 Januari 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA RAYA

Enam RT di Jakarta Timur Masih Tergenang Banjir, BPBD Terus Lakukan Pemantauan

Minggu 25 Jan 2026, 20:11 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat saat ini Minggu, 25 Januari masih terdapat enam RT yang masih terendam akibat hujan deras yang melanda Ibu kota sejak Kamis, 22 Januari 2026 lalu. 

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, enam RT di Jakarta Timur yang masih terendam itu merupakan data pada pukul 19.00 WIB hari ini. 

"BPBD mencatat saat ini terdapat 6 RT Jakarta Timur masih tergenang," ujar Isnawa kepada awak media. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga Minggu malam, tercatat sebanyak enam RT di wilayah Jakarta Timur masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan kali Ciliwung.

Baca Juga: Pengamat Tata Kota Sebut Drainase Buruk Percepat Kerusakan Jalan di Jakarta

Dari jumlah tersebut, dua RT berada di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian genangan air mencapai sekitar 30 sentimeter.

Sementara itu, empat RT lainnya berada di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air bervariasi antara 50 hingga 65 sentimeter.

Warda Terdampak Banjir Masih Mengungsi

Sementara itu, Isnawa menyebut hingga saat ini masih ada sekitar 42 KK warga terdampak banjir yang harus mengungsi.

"Lokasi pengungsi Jakarta Utara: Kelurahan Kapuk Muara di Gang Masjid Nurul Jannah RW 02 ada 42 KK 97 Jiwa," kata Isnawa. 

Baca Juga: Banyak Jalan Berlubang Usai Hujan, DPRD DKI Dorong Perbaikan Cepat dan Permanen

Dalam upaya penanganan banjir, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke berbagai wilayah untuk memantau kondisi genangan secara berkala serta memastikan perkembangan situasi di lapangan tetap terkendali.

Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penanganan, mengantisipasi potensi genangan susulan, dan mendukung koordinasi lintas instansi terkait di wilayah terdampak.

"Dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Isnawa. 

Isnawa menyebut, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan dan dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem. 

Baca Juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Pemakaman Kapten Andy Dahananto di TPU Ranca Sadang

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," kata dia. (cr-4)

Tags:
JakartaBPBDcurah hujan tinggi cuaca burukJakarta Timur genanganbanjir

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor