Banjir campur oli di kawasan Olex, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA RAYA

Diduga Berasal dari Pabrik Kabel, Banjir Air Campur Oli di Cisereh Tangerang Masuk Permukiman Warga

Minggu 25 Jan 2026, 16:50 WIB

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Banjir campur oli terjadi di kawasan Olex dan masuk ke permukiman penduduk di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Menanggapi hal tersebut, Forkopimcam Tigaraksa langsung melakukan penelusuran asal muasal oli tersebut muncul. Pasalnya, di wilayah tersebut merupakan kawasan pabrik.

Saat dikonfirmasi, Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied mengatakan pihaknya bersama Forkopimcam telah melakukan penelusuran sumber pencemaran oli tersebut.

"Hasil kami ke lapangan pada saat itu juga. Untuk saat ini diduga tumpahan oli berasal dari PT ACML, pabrik kabel," ucap Cucu pada Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga: Beda Podgeter dan Vape Apa? Viral Disorot Warganet usai Terungkap Mengandung Zat Berbahaya

Cucu menjelaskan, dari hasil pengecekan diduga oli tersebut berasal dari penampungan oli produksi disimpan dalam penampungan. 

"Karena banjir cukup tinggi jadi mengakibatkan penampungan oli tersebut terendam, sehingga oli tersebut terbawa air banjir," tuturnya.

Lebih lanjut, Cucu menyebut bahwa pihak perusahaan PT ACML akan dipanggil ke Polsek Tigaraksa dan Polresta Tangerang untuk dimintai keterangan atas peristiwa bocornya penampungan oli tersebut. 

"Hari Senin yang akan datang yang bersangkutan (PT ACML) akan di undang klarifikasi oleh Polsek tigaraksa," ucapnya.

Baca Juga: Jasmine Wiljono Siapa? Ini Sosok yang Viral Disebut Sebagai Pemilik Whip Pink

Perusahaan Diminta Klarifikasi

Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana mengaku belum memberikan panggilan klarifikasi kepada pikah PT ACML lantaran terkendala akses jalan yang terputus akibat banjir di wilayah Olex.

"Kami belum bisa kesana karena banjir masih tinggi. Kami saat ini masih fokus untuk membantu warga yang terdampak banjir. Karena banjir kali ini lumayan luas wilayahnya," ujarnya.

Namun demikian, Made memastikan akan melakukan pemanggilan kepada pihak perusahaan yang diduga sebagai sumber pencemaran tersebut. 

"Nanti akan kami panggil pihak perusahaan untuk memberikan klarifikasi. Tapi untuk saat ini akses kesana memang belum bisa dilalui," ucapnya.

Tags:
Tigaraksapabrik kabelPT ACMLKabupaten Tangerang Banjir campur oli

Veronica Prasetio

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor