Sejumlah petugas dari perum Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang saat membeli gabah para petani di lokasi panen. (Sumber: Perum Bulog)

Daerah

Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang Jemput Bola Serap Gabah Petani Saat Musim Panen

Minggu 25 Jan 2026, 14:10 WIB

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Lebak–Pandeglang, turun langsung ke lapangan untuk menyerap gabah petani di Pandeglang dan Lebak.

Pimpinan Cabang Bulog Lebak–Pandeglang, M. Syakani mengungkapkan langkah jemput bola tersebut dilakukan di beberapa kecamatan sentra produksi padi, di antaranya Kecamatan Patia, Kecamatan Picung, dan Kecamatan Cisata. 

Menurutnya, upaya penyerapan langsung ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Bulog untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

"Kegiatan ini merupakan komitmen Bulog dalam mendukung petani serta memenuhi target pengadaan gabah yang telah ditetapkan pemerintah," ucapnya kepada Poskota pada Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga: Beda Podgeter dan Vape Apa? Viral Disorot Warganet usai Terungkap Mengandung Zat Berbahaya

"Bulog tidak hanya menunggu pasokan datang ke gudang, tetapi aktif mendatangi sentra-sentra panen agar petani lebih mudah menjual hasil panennya dengan harga sesuai ketentuan," sambungnya.

Penyerapan Langsung, Kurangi Ketergantungan Tengkulak

Penyerapan langsung hasil petani oleh perum Bulog. (Sumber: Perum Bulog)

Selain mempercepat proses pengadaan bahan, penyerapan langsung di lapangan juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak.

Dengan begitu, nilai jual gabah bisa lebih menguntungkan bagi para petani.

Bulog juga akan terus memantau wilayah-wilayah yang memasuki masa panen dan siap melakukan penyerapan gabah secara maksimal sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan stok.

"Kami berharap target pengadaan gabah tahun ini dapat tercapai sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani di wilayah Lebak dan Pandeglang," pungkasnya.

Tags:
tengkulakharga gabahgabah petaniLebakPandeglangBulog

Samsul Fatoni

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor