Sebelum keberangkatan ke tanah suci, calon jemaah haji berkumpul di Masjid Agung, Bandung untuk mendapat pengarahan. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Daerah

Tahun 2026, 75 Calon Jemaah Haji Asal Bandung Barat Siap Berangkat ke Tanah Suci

Selasa 20 Jan 2026, 17:55 WIB

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bandung Barat, umumkan pemberangkatan calon jemaah haji (Ccalhaj), yang berada di wilayah kerjanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) KBB, Enjah Sugiarto, menyebutkan, di tahun 2026 ini, jalan jemaah haji dari Bandung Barat ada sebanyak 75 orang.

"Mereka (Calhaj), yang berangkat ini telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), serta memenuhi syarat istithaah atau mampu secara kesehatan dan administrasi," kata Enjah, Selasa 20 Januari 2026.

Dia menambahkan, kuota haji untuk Bandung Barat tahun ini hanya sebanyak 168 orang. Kuota tersebut terdiri dari 105 jemaah sesuai nomor urut porsi dan 63 jemaah prioritas lansia.

Baca Juga: Harta Kekayaan Gubernur Aceh Mualem Berapa? Disorot di Tengah Isu Pernikahan dengan Datin Sri Vie Shantie Khan

"Hingga 9 Januari 2026, yang sudah melunasi pembayaran baru sekitar 53 persen," ucapnya

Ia merinci, total calon jemaah yang telah melunasi mencapai 93 orang termasuk kuota cadangan. Namun, yang dipastikan berangkat saat ini sebanyak 75 orang, terdiri dari 74 jemaah reguler noncadangan dan satu orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

"Untuk kuota cadangan, kepastian berangkatnya masih menunggu rilis resmi," ujarnya.

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp91.774.481. Dari jumlah tersebut, nilai manfaat sebesar Rp33.215.559 dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang dibayar langsung oleh jemaah sebesar Rp58.559.022.

Baca Juga: Pembayaran Gaji ASN di Pandeglang Terlambat, Sekda: Pencairan Rampung Pekan Ini

Enjah mengungkapkan, masih banyak calon jemaah yang belum melunasi pembayaran dengan berbagai alasan. Mulai dari menunda keberangkatan karena faktor ekonomi, menunggu mahram, keperluan keluarga, hingga kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat istithaah.

"Ada juga jemaah lansia yang sudah meninggal dunia atau sakit, serta jemaah yang siap melunasi tapi tidak lolos pemeriksaan kesehatan," jelasnya.

Kemenhaj KBB saat ini mengajukan perpanjangan waktu pelunasan ke Kemenhaj melalui Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Jawa Barat. Diharapkan, masih ada tambahan calon jemaah asal Bandung Barat yang dapat diberangkatkan sesuai jadwal.

Namun, apabila hingga batas waktu yang ditentukan sisa kuota tetap tidak terisi, maka kuota tersebut akan dialihkan ke daerah lain di Jawa Barat.

Baca Juga: Gedung Sekolah Disegel, DPRD Pandeglang Minta Pemkab Segera Turun Tangan

"Sisa kuota urut porsi dan prioritas lansia dari Bandung Barat yang tidak melunasi akan digantikan oleh jemaah cadangan sesuai nomor urut Jawa Barat," kata Enjah.

Jumlah jemaah haji Bandung Barat tahun 2026 ini turun drastis dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 1.225 orang. Padahal sebelumnya, KBB dijadwalkan memberangkatkan 1.066 calon jemaah haji.

"Sejak Agustus kami sudah melakukan verifikasi dokumen. Tapi karena kebijakan baru berdasarkan kuota provinsi, akhirnya Bandung Barat hanya mendapat 168 kuota termasuk lansia," ujarnya.

Selain pelunasan, Kemenhaj KBB juga tengah mempersiapkan tahapan keberangkatan lainnya, seperti perekaman Bio Visa, penerbitan paspor MRTD, penyusunan manifest jemaah, serta koordinasi dengan Pemkab Bandung Barat terkait pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun 1447 Hijriah. (gat)

Tags:
tanah suci Mekahjemaah haji 2026Bandung BaratKemenhajcalon jemaah haji

Gatot Poedji Utomo

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor