Thomas Djiwandono dicalonkan sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia oleh Prabowo Subianto, cek profil dan perjalanan karirnya. (Sumber: Wikipedia)

EKONOMI

Profil dan Karir Thomas Djiwandono Calon Deputi Gubernur BI Keponakan Prabowo yang Didukung Menkeu Purbaya

Selasa 20 Jan 2026, 12:35 WIB

POSKOTA.CO.ID - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto resmi mengajukan tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia. Salah satu kandidatnya adalah Thomas Djiwandono yang saat ini menjabat sebagai wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).

Langkah ini diambil usai Deputi Gubernur Bank Indonesia petahana, Juda Agung mengundurkan diri.

Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan ada dua nama lain yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto selain Thomas Djiwandono.

“Presiden telah mengirimkan surat kepada DPR terkait usulan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia." katanya dikutip Selasa, 19 Januari 2026.

Baca Juga: Rupiah Nyaris Sentuh Rp17.000 per Dolar, Menkeu Purbaya: Nanti Juga Menguat Lagi

Dua nama lain tidak diungkapkan Prasetyo dengan alasan kewenangan pengumuman selanjutnya yang berada di tangan DPR setelah proses administrasi berjalan.

Thomas dalam beberapa bulan terakhir diutus Purbaya untuk mengikuti Rapat Dewan Gubernur BI.

Artinya dia sudah cukup akrab dengan cara kerja atau kebijakan dari Bank Indonesia (BI).

Profil Singkat Thomas Djiwandono

Profil Thomas Djiwandono calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (Sumber: Gerindra)

Thomas Djiwandono lahir pada 7 Mei 1972 di Jakarta, dia adalah anak dari mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Sodradjad Djiwandono.

Soedradjad adalah suami dari Biantiningsih Miderawati yang masih kakak kandung Prabowo Subianto.

Di juga merupakan cicit R.M Margono Djojohadikusumo yang merupakan pendiri Bank BNI 46.

Pendidikan Thomas Djiwandono

Thomas Djiwandono menempuh pendidikan S1 bidang sejarah di Haverford College Pennysylavania yang kemudian melanjutkan studi masternya di bidang hubungan internasional dan ekonomi internasional John Hopkins University.

Selanjutnya, Tommy sempat menempuh pendidikan di School of Advanced Internasional Studies, Washington DC.

Karir Thomas Djiwandono

Kariernya bermula saat dia menjadi wartawan pada 1993, lalu dia menekuni profesi sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong pada 2006.

Selanjutnya dia pindah ke perusahaan milik pamannya Hashim Djojohadikusumo di Arsari Group dan menjabat sebagai Deputy CEO Arsari Group yang bergerak di agribisnis.

Sementara pada dunia politik, Tommy bergabung di Partai Gerindra. Tommy tercatat pernah menjadi Caleg di Provinsi Kalimantan Barat, dan pernah menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra.

Ia pun dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 18 Juli 2024 di era Presiden Joko Widodo dan tugasnya dilanjutkan di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menkeu Purbaya Berikan Dukungan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Pinterest)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa lalu memberikan dukungan dan menyatakan bahwa rotasi jabatan adalah hal yang wajar.

Ia menegaskan siapa pun sosok yang menjabat sebagai Deputi Gubernur BI wajib tunduk pada indepedensi.

“Begitu masuk BI, tidak ada lagi urusan kementerian atau hubungan keluarga. Semua kebijakan harus berbasis data, stabilitas ekonomi, dan mandat undang-undang,” katanya.

Purbaya mengaku mendukung Thomas menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

"Sudah di fiskal sekarang kalau masuk kan ke moneter, kan bagus. Saya mendukung," ucap Purbaya.

Tags:
Purbaya Yudhi Sadewa MenkeuWamenkeuThomas DjiwandonoDeputi Gubernur Bank IndonesiaPrabowo SubiantoKarir Thomas DjiwandonoProfil Thomas Djiwandono

Herdyan Anugrah Triguna

Reporter

Herdyan Anugrah Triguna

Editor