Aktivitas pembersihan sampah di kawasan tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 17 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Sudin LH Jakut Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah di Tanggul Muara Baru

Sabtu 17 Jan 2026, 18:58 WIB

PENJARINGAN, POSKOTA.CO.ID — Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara fokus membersihkan sampah yang menggunung di perairan kawasan tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Sudah digerebek (dibersihkan) tiga hari ini dengan alat berat. Dengan eksavator, ampibius," kata Kepala Sudin LH Jakarta Utara Edy Mulyanto melalui pesan singkat, Sabtu, 17 Januari 2026.

Edy menjelaskan pihaknya memprioritaskan penanganan sampah yang menumpuk di lokasi tersebut. Koordinasi lintas sektor juga telah dilakukan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot, mungkin Senen akan dirapatkan," ucap dia.

Gunungan sampah di perairan tanggul Muara Baru diduga berasal dari aktivitas urukan yang menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal.

Baca Juga: DPRD DKI Minta Sampah Menggunung di Tanggul Muara Baru Ditangani Serius

Menanggapi hal itu, Edy menegaskan pihaknya fokus pada penanganan pencemaran yang sudah terjadi.

Ia membenarkan adanya aktivitas pembuangan sampah menggunakan truk besar, termasuk puing bangunan dan material sejenis.

"Kalau dari LH, kami melihat pencemaran sampahnya. Kalau kemaren kami tinjau lapangan dengan Asisten Ekbang, ada pihak-pihak yang buang-buang puing kecampur sampah. Ini yang akan jadi fokus kami," jelas Edy.

Warga Waswas Dampak Banjir

Warga sekitar mengaku resah dengan kondisi tersebut. Salah satu warga RT 20 RW 17 Kelurahan Penjaringan, Nurisa, khawatir tumpukan sampah berdampak pada lingkungan permukiman.

"Takutnya ada banjir, airnya masuk ke sini. Soalnya kalau di sini, di permukiman ini enggak pernah banjir, aman-aman aja sejauh ini," kata Nurisa.

Meski lokasi sampah tidak terlalu dekat dengan rumah warga, aktivitas pembuangan sampah tetap membuat masyarakat waswas.

"Soalnya sampahnya juga bukan sampah warga sini. Jadi sampah enggak tau dari mana, dibawa pakai truk, nah truk itu ditutup terpal, sampahnya dibuang ke lahan itu," ungkap dia.

Nurisa menyebut kondisi tersebut terjadi sejak sekitar tiga bulan terakhir. Sebelumnya, perairan di kawasan tanggul Muara Baru relatif bersih.

Baca Juga: Wali Kota Jakut Buka Suara soal Sampah Menggunung di Tanggul Muara Baru

"Ya sejak ada urukan itu, udah tiga bulanan kayaknya mah. Saya juga enggak tau buat apa urukannya," tutur dia.

Ketua RT 20 RW 17 Kelurahan Penjaringan Hendri mengatakan aktivitas pengurukan di lahan tersebut sudah berlangsung sejak Juni 2025.

"Akhirnya sempat diadakan rapat bersama Lurah, Camat, Dinas Lingkungam Hidup, sama tiga pilar," kata dia.

Hendri menentang aktivitas tersebut karena dinilai merugikan warga dan mencemari lingkungan.

"Apalagi ini kan bukan sampah dari masyarakat sini, ini kan sampah dari mana-mana yang dibuang ke lahan urukan itu tadi," ungkap dia.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembuangan sampah dari truk besar masih berlangsung. Area urukan dijaga sejumlah orang yang tidak dikenal warga sekitar. Di pos penjagaan juga terpasang larangan memotret.

Kondisi itu kontras dengan aktivitas petugas gabungan yang membersihkan sampah di perairan sekitar. Sementara pembuangan sampah masih terjadi di area urukan.

Sampah yang menumpuk terdiri dari plastik, kayu, bambu, hingga gabus berukuran besar. Tumpukan tersebut bahkan membentuk daratan baru.

Tags:
Penjaringantanggul Muara BarusampahSudin LH Jakarta Utara

Pandi Ramedhan

Reporter

Fani Ferdiansyah

Editor