PENJARINGAN, POSKOTA.CO.ID – Tumpukan sampah yang menggunung di perairan kawasan tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, membuat warga sekitar waswas. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada lingkungan permukiman.
Warga RT 20 RW 17 Kelurahan Penjaringan, Nurisa, mengaku khawatir keberadaan sampah itu dapat memicu banjir.
"Takutnya ada banjir, airnya masuk ke sini. Soalnya kalau di sini, di permukiman ini enggak pernah banjir, aman-aman aja sejauh ini," kata Nurisa kepada Poskota di lokasi, Sabtu, 17 Januari 2026.
Menurut Nurisa, meski lokasi sampah tidak terlalu dekat dengan permukiman, warga tetap resah karena aktivitas pembuangan sampah dilakukan di lahan urukan.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Pandeglang Salurkan Bantuan Sembako dan Air Bersih untuk Korban Banjir Patia
"Soalnya sampahnya juga bukan sampah warga sini. Jadi sampah enggak tau dari mana, dibawa pakai truk, nah truk itu ditutup terpal, sampahnya dibuang ke lahan itu," ungkap dia.
Ia menyebut kondisi tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, perairan di kawasan tanggul Muara Baru relatif bersih.
"Ya sejak ada urukan itu, udah tiga bulanan kayaknya mah. Saya juga enggak tau buat apa urukannya," tutur dia.
Ketua RT 20 RW 17 Kelurahan Penjaringan, Hendri, mengatakan aktivitas pengurukan di lahan tersebut sudah berlangsung sejak Juni 2025. Ia mengaku sempat mempertanyakan kegiatan itu kepada pihak terkait.
"Akhirnya sempat diadakan rapat bersama Lurah, Camat, Dinas Lingkungam Hidup, sama tiga pilar," kata dia.
Hendri menentang adanya aktivitas pengurukan tersebut karena dinilai merugikan warga dan mencemari lingkungan.
"Apalagi ini kan bukan sampah dari masyarakat sini, ini kan sampah dari mana-mana yang dibuang ke lahan urukan itu tadi," ungkap dia.
Baca Juga: Long Weekend Isra Mi’raj, DKI Perketat Pengamanan dan Antisipasi Lonjakan Pengunjung
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembuangan sampah dari truk besar masih berlangsung. Area lahan urukan dijaga sejumlah orang yang tidak dikenal warga sekitar. Bahkan, terdapat larangan memotret di pos penjagaan lokasi.
Kondisi tersebut kontras dengan aktivitas petugas gabungan yang tengah membersihkan tumpukan sampah di perairan sekitar. Meski begitu, pembuangan sampah di lahan urukan tetap berjalan.
Adapun jenis sampah yang dibuang beragam, mulai dari plastik, kayu, bambu, hingga gabus berukuran besar. Tumpukan sampah terlihat menggunung hingga menyerupai daratan.
Saat Poskota menyambangi lokasi, salah seorang pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian sempat menanyakan maksud kedatangan wartawan.
"Kepentingannya apa? Kalau mau langsung ke Wali Kota aja," kata pria yang mengaku polisi tersebut.