POSKOTA.CO.ID - Khairun Nisa (23), wanita asal Sumatera Selatan yang sempat viral sebagai pramugari gadungan, dikabarkan telah resmi diterima sebagai pramugari Garuda Indonesia.
Informasi tersebut menyebar luas dan memicu rasa penasaran publik, terutama karena kasus Khairun Nisa sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional.
Narasi itu salah satunya beredar di Facebook, disertai unggahan foto wanita yang tampak bersalaman dengan seorang pria di hadapan sejumlah orang yang bertepuk tangan.
Unggahan tersebut seolah menggambarkan momen resmi atau seremoni penerimaan kerja.
Klaim tersebut langsung menuai perhatian warganet karena bertolak belakang dengan peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Di dalam unggahan tersebut, tertulis narasi bahwa Khairun Nisa, asal Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, telah resmi menjadi pramugari.
"Khairun Nisa kini resmi menjadi pramugari Khairun Nisa (23), atau akrab disapa Nisya, adalah perempuan asal Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang viral pada Januari 2026 karena menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air," tulis postingan tersebut.
Narasi itu memunculkan persepsi seolah-olah Khairun Nisa telah bekerja di maskapai pelat merah tersebut, meskipun tidak disertai pernyataan resmi dari pihak Garuda Indonesia.
Sebelumnya, Khairun Nisa atau yang juga dikenal sebagai Nisya diketahui nekat menyamar sebagai pramugari gadungan karena diliputi rasa malu setelah gagal mengikuti tes pramugari.
Tekanan psikologis tersebut mendorongnya mengambil jalan pintas yang berujung pada persoalan serius.
Ia membeli atribut pramugari lewat toko online semata-mata untuk membuat kedua orang tuanya bangga.
Dengan seragam dan atribut tersebut, Nisya sukses menipu kedua orang tuanya yang percaya bahwa anak perempuan mereka benar-benar bekerja sebagai seorang pramugari.
Namun aksi penyamaran tersebut akhirnya terbongkar setelah keberadaannya dicurigai oleh awak maskapai.
Penyamaran yang awalnya hanya ditujukan untuk keluarga itu berujung pada sorotan publik luas.
Kini Nisya harus menanggung malu akibat ulahnya tersebut dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Video permintaan maafnya itu pun kini banyak tersebar di media sosial dan menjadi bagian dari rangkaian klarifikasi atas kasus yang menimpanya.
"Saya Khairun Nisya, umur saya 23 tahun, asal saya dari Palembang.
Dengan ini saya menyatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang ke Jakarta ID 2058 tanggal 6 Januari 2026.
Saya menggunakan atribut pramugari dan beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air.
Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Grup," ungkap dia.
Lantas, benarkah bahwa Khairun Nisa telah resmi menjadi pramgari Garuda? Berikut fakta sebenarnya.
Benarkah Khairun Nisa Jadi Pramugari Garuda?
Dengan informasi yang beredar, patut diduga bahwa informasi mengenai Khairun Nisa yang disebut “resmi menjadi pramugari Garuda Indonesia” adalah tidak benar atau setidaknya dapat diragukan kebenarannya.
Foto maupun narasi yang menyatakan Khairun Nisa sudah resmi menjadi pramugari Garuda patut diduga sebagai konten menyesatkan.
Hingga kini, tidak ada informasi valid atau pernyataan resmi yang menyebutkan ia telah diterima dan bekerja sebagai pramugari di maskapai nasional tersebut.
Informasi terbaru yang benar adalah Khairun Nisa mendapatkan simpati dari sebuah lembaga pendidikan penerbangan swasta bernama Aeronef Academy.
Lembaga tersebut menawarkan beasiswa pendidikan pramugari gratis agar Nisya dapat mewujudkan mimpinya secara sah dan profesional melalui jalur resmi.
Saat ini, Khairun Nisa baru mendapatkan tawaran untuk menempuh pendidikan resmi, bukan penempatan kerja di maskapai nasional seperti yang ramai dinarasikan di media sosial.
Aeronef Academy, yang dikenal sebagai lembaga pelatihan awak kabin ternama, menyampaikan dukungan tersebut melalui unggahan di akun resmi @aeronefacademy.official di Threads.
Dalam unggahan tersebut, Aeronef Academy memberikan pesan motivasi sekaligus kesempatan pendidikan profesional.
“Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun Kak Nisa perlu tahu bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis Aeronef Academy.
Dalam poster yang dibagikan, Aeronef Academy juga menegaskan panggilan pendidikan pramugari gratis khusus untuk pemilik nama asli Khairun Nisa.
“Kami tahu salah satu kewajiban anak berbakti adalah membuat ayah dan ibu bangga. Mari berjuang bersama,” lanjut pesan tersebut.
Aeronef Academy sendiri berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur.
Dengan demikian, klaim bahwa Khairun Nisa telah resmi menjadi pramugari Garuda Indonesia hingga kini tidak dapat dibenarkan.
Fakta yang ada menunjukkan bahwa ia baru berada pada tahap awal untuk menempuh pendidikan resmi, bukan bekerja di maskapai nasional tersebut.