Warga mengangkut sepeda motor menggunakan gerobak di tengah genangan banjir. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha)

JAKARTA RAYA

Potensi Bencana Hidrometeorologi Meningkat, BPBD DKI Imbau Warga Waspada

Selasa 13 Jan 2026, 13:27 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 14–17 Januari 2026.

Fenomena ini berpotensi memicu berbagai dampak, seperti hujan lebat disertai angin kencang, genangan, banjir, pohon tumbang hingga gangguan aktivitas warga. 

Peringatan dini ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan kesiapsiagaan instansi terkait.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menyampaikan bahwa Ibu Kota memiliki sejumlah potensi bencana hidrometeorologi yang perlu diwaspadai, terutama saat intensitas curah hujan berada di atas rata-rata.

Baca Juga: Sosok Kelly, Jo, Mama Jo, Milo, Tom, dan Zane di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Siapa? Ini Dugaan Identitas yang Tuai Teka-Teki

"Ada yg namanya potensi bencana hidrometeorologi, cuaca ekstrim di Jakarta ada potensi Rob di Utara Jakarta, potensi banjir khususnya dibantaran kali sungai termasuk dari hulu Bogor dan Depok, potensi curah hujan ekstrim diatas rata rata," ujar Isnawa kepada Poskota pada Selasa, 13 Januari 2026.

Isnawa menjelaskan, BPBD DKI Jakarta telah melakukan berbagai langkah penanganan secara menyeluruh yang mencakup tahapan pra bencana, saat bencana, hingga pascabencana.

"Di tahapan pra kita lakukan edukasi di sosmed, himbauan, kesiapan personil, sarpras, titik pengungsian dan lain-lain," ucap Isnawa. 

Selain itu, Isnawa menyebutkan tenda pengungsian, peralatan logistik, serta kebutuhan pendukung lainnya telah didistribusikan ke seluruh kelurahan sebagai langkah antisipatif menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir Tangerang Dievakuasi Pakai Perahu Karet, Fokus Lansia hingga Anak-anak

"Kami sudah dropping tenda, peralatan dan lain-lain ke semua kelurahan," kata Isnawa. 

Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, dikatakan Isnawa, pihaknya juga menyiagakan sebanyak 267 petugas penanganan bencana yang siap diterjunkan ke lapangan. 

"Mensiagakan 267 petugas penanganan Bencana, operasionalkan pusdalops, call centre layanan kedaruratan 112," pungkasnya. (cr-4). 

Tags:
bencana hidrometeorologiBPBD DKI Jakartabanjircuaca ekstrem

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor