POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan child grooming yang diungkap Aurelie Moeremans melalui buku Broken Strings terus memantik perhatian publik.
Tak hanya memunculkan kembali luka lama yang dialami Aurelie, polemik ini kini merembet ke figur publik lain.
Terbaru, artis dan presenter Hesti Purwadinata mengaku menerima pesan ancaman melalui WhatsApp usai menyuarakan dukungannya kepada Aurelie.
Dukungan Hesti disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @hestipurwadinata.
Dalam unggahan Instagram Story tersebut, Hesti menyampaikan, empati dan keberpihakannya kepada korban kekerasan seksual.
"Nggak seharusnya ada siapapun yang mengalami hal semengerikan ini. Dan rasanya menyakitkan melihat pelakunya masih berkeliaran dengan nyaman. Aku sungguh berharap dia tdak pernah lagi diberi panggung," tulis Hesti, dikutip dari Instagram Story yang diunggah ulang oleh akun X @filek****.
Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian, mengingat isu Broken Strings tengah memanas dan menyeret sejumlah nama publik.
Nama Roby Tremonti sendiri belakangan ramai diperbincangkan publik. Ia disebut-sebut sebagai sosok yang diduga melakukan child grooming terhadap Aurelie Moeremans beberapa tahun lalu.
Dugaan itu mencuat setelah Aurelie menulis dan membagikan buku Broken Strings, yang kini menjadi perbincangan luas di media sosial.
Dalam buku tersebut, Aurelie menceritakan kisahnya sebagai korban seorang pria bernama “Bobby”.
Ia mengungkapkan, kekerasan seksual tersebut dialaminya saat masih berusia 15 tahun.
Narasi dalam buku itu menggambarkan pengalaman traumatis yang dialami Aurelie, termasuk manipulasi emosi atau child grooming yang dilakukan oleh sosok Bobby.
Lantas, benarkah ancaman terhadap Hesti Purwadinata tersebut berasal dari Roby Tremonti?
Baca Juga: Viral Curhatan Jule Ngaku Selingkuh Karena Kena KDRT, Ini Klarifikasi Daehoon

Benarkah Roby Tremonti Mengancam Hesti Purwadinata?
Ancaman yang diterima Hesti Purwadinata tidak dikirim langsung ke ponselnya, melainkan ke nomor WhatsApp sang suami, Edo Borne. Fakta ini pertama kali diungkap oleh Aurelie Moeremans sendiri.
Aurelie menjadi pihak yang membagikan kabar tersebut ke publik. Melalui kanal eksklusif di Instagram, Aurelie mengunggah foto layar ponsel yang menampilkan pesan WhatsApp dari peneror misterius tersebut.
Dalam pesan tersebut, pengirim lebih dulu membagikan tangkapan layar Instagram Story Hesti yang berisi dukungan kepada Aurelie. Setelah itu, pesan bernada intimidatif pun disampaikan.
"Gw tunggu feedback-nya, ya, bro. Gw lewat elu, karena gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti, dan gw kenal elu juga. Tolong feedback-nya. Oke bro," kata si pelaku, dikutip Senin, 12 Januari 2025.
Pesan itu tidak mendapat respons dari Edo Borne. Namun, pengirim tak berhenti sampai di situ.
Karena tak kunjung mendapat balasan, pengirim pesan kembali mengirimkan ancaman lanjutan.
Kali ini, nada intimidasi semakin tegas dengan membawa-bawa ranah hukum.
"Oke, do, gw sudah berusaha menjangkau kalian berdua, ya, tapi kelihatannya memang tidak direspons. Gw tunggu 1x24 jam, ya, bro. Kalau memang tidak ada respons, jadi gw tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan," tambah si pelaku.
Ancaman tersebut langsung menuai kecaman warganet. Banyak yang menilai tindakan tersebut sebagai upaya membungkam suara dukungan terhadap korban kekerasan seksual.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti siapa sosok di balik pesan pengancaman terhadap Hesti Purwadinata dan Edo Borne tersebut.
Namun demikian, di media sosial, sejumlah warganet menduga kuat pengirim pesan itu adalah Roby Tremonti, seiring dengan panasnya polemik Broken Strings.