Bukti pencairan Bansos 2026 (Sumber: Facebook/@info bansos)

EKONOMI

BLTS Kesra Tidak Menjamin Otomatis Dapat PKH dan BPNT, Ini Skema Desil Bansos 2026

Kamis 08 Jan 2026, 14:56 WIB

POSKOTA.CO.ID - Penerima Bantuan Langsung Tunai Subsidi Kesejahteraan (BLTS Kesra) pada tahun sebelumnya tidak otomatis akan kembali menerima bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT Sembako pada tahun berikutnya. Pemerintah menegaskan bahwa status sebagai penerima BLTS Kesra hanya membuka peluang, bukan jaminan mutlak.

Kebijakan ini penting dipahami masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) pada tahun anggaran 2026.

Kementerian Sosial (Kemensos) menekankan bahwa seluruh bansos berbasis data desil kesejahteraan dan hasil verifikasi faktual di lapangan.

Penerima BLTS Kesra Berasal dari Desil 1–4, Diperluas hingga Desil 8

Melansir dari Facebook @info Bansos, pada tahap awal penyaluran, BLTS Kesra ditujukan kepada masyarakat yang masuk dalam desil 1 sampai desil 4, yakni kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan pembaruan data sosial ekonomi nasional.

Baca Juga: Apakah BLT Kesra Rp900.000 Cair Lagi di Tahun 2026? Ini Penjelasan Pemerintah dan Daftar Bansos yang Masih Disalurkan

"Yang kemaren dapat BLTS kesra, tidak 100% kedepannya akan dapat bantuan sosial seperti PKH dan BPNT SEMBAKO. Namun hanya sebatas berpeluang saja." ujar akun @info bansos

"Penerima BLTS Kesra itu diambil dari kategori desil 1-4 ditahap awal. Kemudian ada kebijakan lagi dari mensos bahwa desil 5 pun berkesempatan dapat bantuan ini. Lalu diakhir desember kemensos juga menginformasikan bahwa desil 6-8 juga berkesempatan dapat BLTS Kesra" lanjutnya

Dalam perkembangannya, Kemensos menerapkan kebijakan afirmatif. Desil 5 kemudian dinyatakan berpeluang menerima BLTS Kesra, disusul informasi lanjutan pada akhir Desember bahwa desil 6 hingga desil 8 juga memiliki kesempatan, dengan catatan tertentu.

Skema Prioritas Bansos 2026 Tetap Fokus Desil 1–4

Memasuki tahun 2026, pemerintah memastikan bahwa prioritas utama penerima bansos tetap berasal dari desil 1 sampai desil 4, dan secara umum desil 1 sampai desil 5. Kelompok ini dinilai paling membutuhkan intervensi negara melalui bantuan sosial reguler seperti PKH dan BPNT.

Meski demikian, peluang bagi masyarakat di desil 5 hingga desil 8 tidak sepenuhnya tertutup. Namun, mereka wajib melalui proses pendataan ulang, survei sosial ekonomi, serta penilaian kelayakan oleh petugas di lapangan.

Perubahan Desil Bisa Terjadi Akibat Validasi Data

Perubahan status desil kesejahteraan sangat mungkin terjadi. Hal ini disebabkan oleh ketidaksesuaian data, perubahan kondisi ekonomi keluarga, atau hasil ground check yang menemukan fakta berbeda dengan data administratif.

Proses verifikasi dan validasi (verval) dilakukan secara berjenjang oleh Kemensos, Badan Pusat Statistik (BPS), serta pemerintah daerah melalui pendamping sosial dan aparat desa/kelurahan.

Jika hasil verifikasi menunjukkan bahwa rumah tangga di desil 6–8 sebenarnya masuk kriteria miskin atau rentan miskin, maka statusnya dapat diturunkan ke desil 1–5, sehingga berpeluang menjadi penerima baru bansos.

"Kesimpulannya adalah ditahun 2026 akan ada penerimaan calon penerima bantuan sosial yang prioritas diambil dari desil 1-4 dan umumnya desil 1-5. Tidak menutup kemungkinan yang desil 5-8 pun akan mendapatkan bantuan tetapi akan pendataan dulu atau survei apakah memang benar masuk kedalam kategori desil 1-5." ujar @info bansos

Sebaliknya, apabila ditemukan bahwa penerima lama sudah tidak memenuhi kriteria, maka bantuan dapat dialihkan kepada keluarga yang lebih membutuhkan.

Baca Juga: Bansos KJP Plus Januari 2026 Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Cek Daftar Barang yang Bisa Dibeli

Transparansi dan Akurasi Data Jadi Kunci Penyaluran Bansos

Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan ketepatan sasaran bansos dan mengurangi potensi salah sasaran. Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memperbarui data kependudukan dan kondisi sosial ekonomi.

Dengan mekanisme ini, penerimaan bansos pada 2026 diharapkan lebih adil, akurat, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa kelompok paling rentan tetap menjadi prioritas utama.

Penerima BLTS Kesra tidak dijamin otomatis mendapatkan PKH atau BPNT Sembako di tahun berikutnya. Desil 1–4 tetap menjadi prioritas utama bansos 2026, disusul desil 1–5 secara umum. Sementara desil 5–8 masih memiliki peluang, namun harus melalui pendataan ulang dan verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan.

Tags:
Bansos 2026DTKS Kemensos penerima bantuan sosial desil bansosBPNT SembakoPKH 2026BLTS Kesra

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor