PALMERAH, POSKOTA.CO.ID - Pagar rumah salah seorang warga di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, terkena tembakan komplotan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan pantauan Poskota di lokasi, peluru menembus pagar rumah warga hingga bolong. Pagar tersebut kemudian dipasangi garis polisi.
Penghuni rumah, Irwansyah menjelaskan, aksi curanmor dilakukan dua pelaku. Saat dipergoki pemilik motor, komplotan curanmor berjumlah dua orang itu melepaskan empat tembakan, satu di antaranya mengenai pagar rumah.
Saat kejadian, ia menceritakan bahwa pelaku setidaknya menembak sebanyak empat kali. Satu peluru menembus pagar rumahnya dan satu peluru mengenai kaki salah satu warga.
Baca Juga: Link Video Botol Golda 19 Detik Viral di TikTok, Apa Isinya? Ternyata Ini Faktanya
"Yang dagang beras ikut bantu, dari sini. Nembak situ, tembus ini (pagar rumahnya). Saya udah di sini, (pelurunya) atas kepala saya. Coba keluar kan, duar, empat kali tembakan," kata Irwansyah di lokasi, Rabu, 7 Januari 2026.
Sementara itu, peluru juga terkena kaki seorang warga yang berusaha menggagalkan aksi curanmor. Korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Ia menyebutkan, motor korban dibawa kabur pelaku, sedangkan kendaraan roda dua berjenis Honda Scoopy milik komplotan tersebut tertinggal di lokasi. Motor pelaku dibawa polisi sebagai barang bukti.
"Itu yang di video itu kan dua. Satu motor yang diambil, satu motor pelaku. Nah motor pelaku itu berhasil dirampas, motor yang dicuri ya kabur," ujarnya.
Baca Juga: Siapa HRA? Pengakuan Ratu Qori di Podcast Richard Lee Gegerkan Netizen
Kondisi Korban Tertembak
Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengatakan, kasus ini sedang dalam penyelidikan. Ia membenarkan seluruh rangkaian peristiwa pencurian hingga adanya aksi penembakan oleh pelaku curanmor.
"Ditangani sama tim Resmob Polda, Polres sama Polsek, masih didalami dulu, pelakunya kan kabur. Pelaku kabur bawa motor korban, tapi motor pelaku ketinggalan," katanya.
Pelaku diduga berjumlah dua orang bersenjata api dan beraksi menggunakan satu motor saling berboncengan.
"Setelah itu ketahuan, kejar-kejaran, terus mengeluarkan senpi, menembak. Motor korban dibawa kabur, motornya pelaku ditinggal, karena tarik-tarik," ucapnya.
Ia belum memastikan, kondisi terkini korban yang tertembak. Selain itu, jenis senjata yang digunakan belum terungkap.
"Pada saat ada yang bantu warga ketembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu, tapi masih didalami dulu itu ya, tim lagi di lapangan," tuturnya.