Pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar resmi dipecat setelah insiden tendangan kungfu di Liga 4 (Sumber: Instagram/@pengamatsepakbola)

OLAHRAGA

Putra Jaya Pasuruan Resmi Pecat Hilmi Usai Insiden Tendangan Kungfu di Liga 4

Selasa 06 Jan 2026, 12:30 WIB

POSKOTA.CO.ID - Sebuah video beredar luas di media sosial yang memperlihatkan salah satu pemain Putra Jaya Pasuruan melakukan tendangan kungfu yang terjadi dalam laga Liga 4 Jatim atau Jawa Timur.

Aksi tersebut berujung pada pemberhentian salah satu pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar.

Kejadian tersebut terjadi saat pertandingan Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta Tulungagung pada lanjutan babak 32 besar Liga 4 Jatim yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin, 5 Januari 2026.

Baca Juga: Ruben Amorim Resmi Dipecat MU, Siapa Sosok Penggantinya?

Pertandingan tersebut berlangsung timpang sejak awal laga. Putra Jaya Pasuruan tertinggal 0-4 dari Perseta Tulungagung ketika laga memasuki menit ke-71.

Dalam situasi tersebut, pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, berusaha untuk merebut bola dari pemain Perseta, Firman Nugraha.

Sangat disayangkan, upaya tersebut berujung pada tindakan keras yang dinilai tidak fair play.

Hilmi melakukan tendangan keras ke arah dada Firman yang membuat pemain Perseta tersebut langsung terjatuh dan terkapar di lapangan.

Lantas, wasit yang memimpin pertandingan tersebut langsung memberikan kartu merah langsung kepada Hilmi.

Firman kemudian mendapatkan penanganan medis dan ditandu keluar lapangan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit akibat rasa sakit di bagian dada yang belum mereda.

Muhammad Hilmi Resmi Dipecat dari Klub

Manajemen Putra Jaya Pasuruan mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Muhammad Hilmi Gimnastiar dari tim.

Keputusan itu diumumkan melalui surat resmi klub yang diunggah di akun Instagram PS Putra Jaya Sumurwaru pada hari yang sama.

Dalam surat bernomorkan PSPJ/02/05-01-2026 tersebut, manajemen menyatakan bahwa keputusan pemberhentian diambil karena tindakan Hilmi dinilai tak sesuai dengan asas sepak bola dan melanggar prinsip sportivitas.

Klub secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, khususnya kepada Perseta Tulungagung dan pemain yang menjadi korban.

"Dengan adanya Kejadian Laga liga 4 babak 32 besar Zona Jatim Antara PS. Putra Jaya Sumurwaru tertanggal 05 Januari 2026 Pukul 14.36 WIB di stadion Bangkalan Madura yang menyebabkan Cideranya Pemain Perseta 1970," tulis dalam Surat Keterangan dair PS Putra Jaya.

"Maka kami Memutuskan untuk melakukan Pemberhentian Kerja Kepada Pemain Kami yang bermama Muhammad Hilmi Gimnastiar," lanjut pernyataan tersebut

Tags:
Jawa TimurLiga 4 JatimPerseta TulungagungLiga 4 IndonesiaMuhammad Hilmi GimnastiarPutra Jaya Pasuruan

Herdyan Anugrah Triguna

Reporter

Herdyan Anugrah Triguna

Editor