CIKARANG UTARA, POSKOTA.CO.ID - Jenazah dua anak yang meninggal akibat tenggelam di aliran Kali Cikarang, Kampung Tanah Baru, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, pada Sabtu 29 November 2025, langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk menjalani proses visum.
Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sutrisno, mengatakan, kedua korban ditemukan pada Minggu, 30 November 2025 dengan jarak lokasi berbeda dari titik awal kejadian.
“Kedua korban anak sudah ketemu di Kali Cikarang. Setelah itu, dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi,” ujar Sutrisno.
Sutrisno menjelaskan, korban pertama yang ditemukan atas nama Fathan, 6 tahun, ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan tidak bernyawa. Jenazahnya tersangkut batang pohon sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Selanjutnya, pada pukul 10.30 WIB, jenazah Abiyasa, 5 tahun, ditemukan di lokasi berbeda, sekitar 1,5 km dari TKP.
Baca Juga: Lokasi Kali Cikarang Disebut Sering Makan Korban, Warga Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
“Kedua jenazah tersebut ditemukan di TKP yang beralamat di Kali Cikarang, Kampung Kaum, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat,” jelas Sutrisno.
Sutrisno menjelaskan, salah satu saksi, Fauzi, 10 tahun, sempat melihat ketiga korban sedang bermain di pinggir kali sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, hingga sore hari, mereka tidak kembali ke rumah.
“Hingga sore hari ketiga korban tidak kunjung kembali. Warga melakukan pencarian dan ditemukan alat pancing yang dibawa korban, satu sandal hitam, dan uang Rp5.000,” ujar Sutrisno.
Dugaan sementara, Sutrisno menyebut ketiga korban terseret arus deras aliran sungai.
“Saat ini kami sudah melakukan cek TKP, memeriksa saksi-saksi, berkoordinasi dengan Tim SAR dan BPBD. Satu korban lainnya masih dalam pencarian,” ungkapnya.
Sebelumnya diketahui tiga bocah bernama Fatan, Abiyasa, dan Fatur, diduga terseret arus saat bermain di pinggir Kali Cikarang. Dua di antaranya telah ditemukan meninggal dunia.
Hingga Minggu sore, 30 November 2025, personel Rescue SAR Jakarta bersama Unit Siaga SAR Bekasi masih fokus mencari Fatur yang belum ditemukan.
Komandan Tim SAR Bekasi, I Putu Suwartika, mengatakan kedua korban ditemukan dalam kondisi mengambang.
“Kami menemukan korban sudah mengambang. Jadi tinggal kami angkat. Sudah meninggal dunia,” katanya.
Baca Juga: Dua Bocah Ditemukan Tewas di Kali Cikarang, Satu Korban Masih dalam Pencarian Tim SAR
Ia menjelaskan, saat ini debit air Kali Cikarang cukup tinggi sehingga menyulitkan proses pencarian.
“Kemarin debit air deras. Hambatannya banyak obstacle seperti sampah dan bebatuan. Untuk upaya khusus, karena arus deras, kami hanya teknik menjangkar. Penyelaman tidak mungkin dilakukan karena visibility nol dan sangat berbahaya bagi penyelam,” tegas Putu.
Putu menyebut pencarian akan dilakukan hingga tujuh hari sesuai SOP Basarnas.
“Basarnas memiliki SOP tujuh hari pencarian. Unit Siaga SAR Bekasi mengirimkan enam personel, bergabung dengan unsur SAR lainnya. Pencarian hari ini disudahi sementara pukul 17.00. Malam hari hanya visual dari darat,” katanya. (cr-3)